Jelang Lebaran, Polres Cirebon Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras

Jajaran Forkompimda Kota Cirebon tampak melempar beberapa botol miras sebagai tanda dimulainya pemusnahan minuman keras tersebut.

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Ribuan botol miras hasil operasi pekat dalam rangka cipta kondisi menjelang Lebaran dihancurkan menggunakan mesin setum di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (26/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Jajaran Polres Cirebon Kota memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek, Selasa (26/4/2022).

Miras yang dimusnahkan di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, itu merupakan hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) menjelang Lebaran.

Jajaran Forkompimda Kota Cirebon tampak melempar beberapa botol miras sebagai tanda dimulainya pemusnahan minuman keras tersebut.

Selanjutnya, ribuan miras berbagai merek hasil razia cipta kondisi menjelang Lebaran itu dihancurkan memakai mesin setum.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, mengatakan miras yang dimusnahkan merupakan hasil penyitaan dari operasi pekat di beberapa lokasi.

Selain itu, menurut dia, ada juga miras yang diamankan saat hendak didistribusikan di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Baca juga: Ribuan Botol Isi Miras Dikirim dari Bandung ke Palabuhanratu Sukabumi Disita Polisi

"Dalam cipta kondisi Ramadan hingga Lebaran, kami telah memusnahkan miras dua kali, yakni sebelum bulan puasa dan Idulfitri ini," kata M Fahri Siregar saat ditemui seusai kegiatan.

Ia mengatakan, jumlah miras yang dimusnahkan kali ini mencapai 20938 botol yang terdiri dari anggur kolesom, bir, ciu, dan lainnya.

Selain itu, pihaknya juga memusnahkan 41032 butir pil Trihex, Tramadol, Dextro, dan lainnya yang juga merupakan hasil operasi pekat selama Ramadan - Lebaran.

Obat keras sediaan farmasi itu dimusnahkan dengan cara dimasukkan dalam tong khusus kemudian disiram bensin dan dibakar.

"Pemusnahan miras dan obat keras ini agar momen Lebaran berjalan aman tanpa gangguan tindak kriminal sehingga kondusivitas Kota Cirebon tetap terjaga," ujar M Fahri Siregar.

Fahri menegaskan tidak akan pernah berhenti menggelar razia miras. Bahkan, operasi cipta kondisi bakal dilaksanakan rutin di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Pasalnya, selama ini miras dan obat keras terbatas sering kali menjadi sumber atau pemicu terjadinya berbagai tindak kriminalitas di Kota Cirebon.

"Kami mengimbau masyarakat yang menemukan dugaan praktik peredaran miras segera melapor ke call center Polres Cirebon Kota melalui nomor 08157262911," kata M Fahri Siregar.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved