Demi Keselamatan, Polisi Imbau Penyapu Koin Hentikan Aktivitas di Jembatan Sewoharjo Pantura Subang
Demi Keselamatan dan Kelancaran Arus Mudik di Jalur Pantura Subang, Kapolsek Pusakanagara Minta Namun aktivitas ratusan warga penyapu koin receh di
Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Darajat Arianto
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Ahya Nurdin
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Musim Mudik Lebaran telah tiba, aktivitas warga penyapu uang koin di atas jembatan Sewoharjo semakin menjamur yang jumlahnya tak hanya puluhan orang, melainkan mencapai ratusan orang.
Jembatan Sewoharjo yang penuh dengan mistis, dan pernah memakan korban jiwa 67 orang asal Boyolali tersebut,
Setiap musim mudik selalu dipadati ratusan orang untuk mencoba mengais rezeki menjelang lebaran dari para pemudik yang melemparkan uang receh saat melintasi Jembatan mistis yang berada di perbatasan Desa Karang Anyar Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang dan Desa Sukra Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu.
Namun aktivitas ratusan warga penyapu koin receh di atas jembatan Sewoharjo tersebut sangat membahayakan para pemudik dan rawan terjadinya kecelakaan serta dapat menimbulkan kemacetan.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Kapolsek Pusakanagara AKP Jusdi Jachlan, mengimbau para warga penyapu uang koin untuk menghentikan aktivitasnya selama arus mudik dan balik Lebaran 2022.
"Kami paham, aktivitas warga penyapu koin di atas jembatan Sewoharjo tersebut sudah merupakan tradisi budaya masyarakat setempat dalam mencari nafkah dengan cara mengais rezeki sebagai penyapu koin tersebut," ujar Jusdi Jachlan, Kepada Tribunjabar.id, Selasa (26/4/2022).
Namun demi keselamatan bersama dan kelancaran jalannya arus mudik, kami mengimbau agar para penyapu koin tak beroperasi selama musik mudik.
" Kami minta selama musim mudik ini untuk libur dulu dalam melakukan aktivitas menyapu koin di atas jembatan Sewoharjo demi keselamatan warga penyapu koin dan juga para pemudik" katanya.
Seperti diketahui, selama ini aktivitas para penyapu koin di atas jembatan Sewoharjo, sangat membahayakan bagi keselamatan pemudik maupun warga penyapu koin dan juga terganggunya kelancaran arus lalulintas mudik.
" Aktivitas penyapu koin di atas Jembatan Sewoharjo selama musim mudik sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas para pemudik, sehingga sering terjadi penumpukan kendaraan akibat arus tersendat banyak warga berebut koin receh diatas Jembatan penuh mistis tersebut" tutur Kapolsek Pusakanagara.
Jusdi Jachlan juga menghimbau kepada para pengguna jalan khususnya pemudik agar tak melemparkan uang receh saat melintasi Jembatan Sewoharjo di perbatasan Subang-Indramayu tersebut.
"Demi keselamatan bersama dan kelancaran arus mudik, kami Jajaran Polsek Pusakanagara mengimbau agar pemudik tak melempar uang receh saat melintasi Jembatan yang pernah menelan korban jiwa 67 orang tewas di tahun 1974 tersebut," ujar Jusdi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/penyapu-uang-koin-di-atas-Jembatan-Sewoharjo.jpg)