H-10 Jumlah Penumpang di Bandara Husein Sastranegara Capai 1200, Ini Prediksi Puncak Arus Mudik
Bandara Husein Sastranegara pada H-10 sudah menerima 1200 penumpang dan diprediksi puncak arus mudik pada 30 April 2022
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara, Cik Asmoro mengatakan bahwa kondisi arus mudik lebaran H-7 masih biasa-biasa saja.
Pihaknya telah melakukan apel terpadu dengan komunitas dan Lanud Husein Sastranegara serta disediakannya posko angkutan lebaran 2022 yang telah resmi dibuka.
Cik Asmoro memprediksi arus mudik di Bandara Husein Sastranegara terjadi pada 30 April 2022 dan arus balik terjadi pada 5-8 Mei 2022.
Baca juga: Angkasa Pura II Terima Pengajuan 538 Extra Flight, Perkiraan Pergerakan Penumpang Capai 146723 Orang
"Kami memang dari H-10 sampai H+10 antisipasi adanya pergerakan mudik dan balik. Tapi, dari Kemenhub sesuai instruksi Dirjen Perhubungan itu H-7 sampai H+7. Kalau sekarang belum signifikan peningkatannya (penumpang) karena masih di awal-awal. Biasanya kalau udara itu mendekat di hari H," ujarnya di Balaikota, Senin (25/4/2022).

Dia juga mengatakan dalam seharinya Bandara Husein Sastranegara total ada 1200-1600 orang pada H-10 baik keberangkatan atau kedatangan.
Biasanya, kata Asmoro, destinasinya ke Surabaya, Medan, dan Denpasar.
"Kalau normal (sebelum pandemi) itu sebanyak 2800 orang. Kami juga dapat dukungan dari RS Salamun, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Lanud Husein untuk gerai vaksin bagi penumpang yang belum vaksin tiga (booster), karena kan booster jadi syarat perjalanan mudik. Dan kami juga sediakan tes PCR/antigen untuk antisipasi mereka yang belum boleh divaksin tiga," katanya.
Baca juga: PT KAI Sediakan Tiket Angkutan Lebaran Khusus untuk Peserta Motis, Ini Syaratnya
Adapun fasilitas lainnya, Asmoro menyebut tetap memberlakukan protokol kesehatan.
Selain itu, jika ada penumpang yang memang hanya membawa surat keterangan vaksin maka nantinya oleh tim KKP diverifikasi saat keberangkatan.
Begitu juga jika aplikasi Peduli Lindunginya eror.