INI Ciri-ciri Orang yang Mendapatkan Malam Lailatul Qadar, Malam Seribu Bulan, Termasuk Tumaninah

Lailatul Qadar adalah malam yang disebut malam seribu bulan. Pada malam Lailatul Qadar begitu banyak keberkahan.

arrahmah.co.id
Malam Lailatul Qadar. 

Orang yang sudah mengalami momen spiritual, biasanya memiliki aura yang memancar dari wajahnya, membuat siapa saja merasa nyaman dan teduh memandangnya. Orang dengan wajah ini hanya bisa didapatkan oleh orang yang diridhoi Allah SWT.

2. Tumaninah (Tenang)

Orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar akan merasakan ketenangan dan ketentraman serta lapang dada pada saat malam tersebut lebih banyak dari yang didapatkannya pada malam-malam selain malam Lailatul Qadar.

Baca juga: Ini Sejumlah Manfaat Membaca Ayat Kursi, Ayat yang Membentengi dan Menjaga dari Suatu Kejahatan

3. Sifat rendah hati

Karena selalu merasa kurang dalam beribadah, dan tidak sebanding dengan kekuasaan Allah SWT, maka orang yang mendapat lailatul qadar biasanya jauh dari sifat sombong dan selalu rendah hati. Perilaku ini tidak hanya kepada atasan, tetapi juga kepada bawahan tidak merasa selalu di atas dan meremehkan orang lain.

4. Orang yang salat mendapat kenikmatan

Orang yang salat akan mendapatkan kenikmatan yang lebih dalam salatnya dibanding dengan malam-malam selainnya.

5. Selalu merasa kurang dalam beribadah

Ini terus terjadi, padahal ia tidak pernah terlewat ibadah wajib maupun sunnah, semua telah dikerjakan dengan konsisten. Tapi, tetap saja ia selalu merasa kurang dalam beribadah.

Kekurangan ini karena ia merasa tidak ada apa-apa dan merasa kerdil jika dibandingkan dengan kekuasaan sang pencipta. Sehingga ibadah yang dilakukan tidak sebanding dengan apa yang diberikan Allah SWT.

6. Selalu berusaha menjadi yang terbaik
Terbaik di sini maksudnya berusaha ingin jadi yang terbaik di mata Allah SWT maupun manusia.

Biasanya ini dikategorikan dalam hal ibadah, juga karena sudah mengalami peristiwa spiritual yang luar biasa, maka keimanannya semakin bertambah.

Tidak hanya dalam ibadah, tapi juga kesehariannya. Seperti lebih rajin dan ikhlas dalam bersedekah, serta menjauhi gibah.

Ia juga mampu mengendalikan diri dan lebih toleran pada orang lain, tidak peduli golong, ras, suku, dan agama.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved