Ramadan 1443 H

Doa Saat Malam Lailatul Qadar, Malam Seribu Bulan Penuh Kemuliaan di 10 Hari Terakhir Ramadan

Lailatul Qadar adalah peristiwa saat turunnya Al Quran secara utuh dari Lauhul Mahfuz ke Baitul 'Izzah di langit dunia.

Penulis: Salma Dinda Regina | Editor: Darajat Arianto
Pixabay
Ilustrasi - ciri-ciri seseorang mendapat Lailatul Qadar 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Lailatul Qadar adalah peristiwa saat turunnya Al Quran secara utuh dari Lauhul Mahfuz ke Baitul 'Izzah di langit dunia.

Umat Muslim dianjurkan menghidupkan malam Lailatul Qadar di bulan suci Ramadhan.

Malam Lailatul Qadar diibarat malam seribu bulan, atau lebih dari seribu bulan.

Menghidupkan malam qadar dapat dengan memperbanyak ibadah dan doa pada Lailatul Qadar.

Dikutip dari Kompas.com, Ketua Bidang Dakwah majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mengungkapkan, malam Lailatul Qadar akan turun di tanggal-tanggal ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Tanggal-tanggal ganjil tersebut bisa pada tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29. "Bisa 21, bisa 23, bisa 25, 27, 29. Tetapi, tetap kita harus stabil di dalam beribadah," kata Cholil.

Hal ini juga dinyatakan dalam hadist yang diriwayatkan Aisyah, Nabi Muhammad memerintahkan sebagai berikut:

"Carilah Lailatul Qadar itu pada tanggal gasal dari sepuluh terakhir pada bulan Ramadhan." (HR. Bukhari).

Doa yang dianjurkan untuk dibaca saat malam Lailatul Qadar.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved