Kamis, 30 April 2026

Buruh di Indramayu Lakukan Aksi 21 April, Protes Harga BBM, Sembako Mahal Hingga Omnibus Law

Ratusan buruh di Indramayu turun ke jalan. Mereka menggelar aksi 21 April.

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Para buruh saat berunjukrasa di depan Gedung DPRD Indramayu, Kamis (21/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Massa buruh yang tergabung dalam Gasbumi FSBMigas-KASBI Indramayu menggelar aksi demo 21 April di Gedung DPRD Kabupaten Indramayu.

Sebelumnya, massa buruh yang berjumlah sekitar 200 orang itu juga melakukan aksi yang sama di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu.

Dengan memakai pakaian serikat buruh serba merah, mereka turut membawa sejumlah atribut berupa spanduk. Salah satunya bertuliskan, "Turunkan Harga Sembako".

"Ada 6 tuntutan yang kami tuntut dalam aksi hari ini," ujar salah seorang koordinator aksi Wadi Kusuma kepada Tribuncirebon.com, Kamis (21/4/2022).

Tuntutan itu, yakni soal turunkan harga BBM dan gas elpiji, turunkan harga sembako dan minyak goreng, cabut omnibus law cipta kerja dan PP turunannya.

Kemudian, tolak revisi UU P3 yang melegitimasi pemberlakuan omnibus law cipta kerja, tolak komersialisasi pendidikan melalui UU Sikdiknas.

"Dan terakhir kami menuntut upah buruh migas naik sebesar 20 persen," ujar dia.

Wadi Kusuma menyampaikan, tuntutan tersebut kata dia, mesti direalisasikan pemerintah.

Pasalnya, kaum buruh sudah sangat merasakan sekali dampak dari kebijakan-kebijakan yang menjadi tuntutan mereka hari ini.

"Karena ini sudah meresahkan masyarakat, contohnya saja harga sembako mahal, minyak goreng mahal, semuanya naik tapi upah tidak naik," ujar dia.

Di sisi lain, disampaikan Wadi Kusuma, aksi lanjutan pun rencananya bakal kembali digelar buruh di Kabupaten Indramayu pada 21 Mei 2022 nanti.

Pada aksi nanti, kaum buruh juga akan mengandeng mahasiswa untuk berunjukrasa.

Aksi tersebut dilakukukan guna memperingati Hari Buruh atau May Day yang biasa digelar pada 1 Mei.

Hanya saja, karena aksi 1 Mei 2022 berdekatan dengan Hari Raya Idulfitri, sehingga demo digeser pada tanggal 21 Mei 2022.

"Kami sudah merencanakan dengan matang, untuk aksi May Day akan diundur ke tanggal 21 Mei," ujar dia.

Baca juga: Buruh Subang Turun Jalan, Tuding Pemerintah Sengsarakan Rakyat, Ini Tuntutan yang Disampaikan

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved