Sabtu, 11 April 2026

Ambulans Diadang Oknum, Sopir: Kami Bawa Bayi Kejang-kejang

Ambulans RSUD Jampangkulon diadang oknum yang mengaku ASN. Oknum tersebut memarahi sopir ambulans

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Oktora Veriawan
Istimewa
Oknum yang diduga mengadang mobil ambulans. 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Mobil ambulans RSUD Jampangkulon yang dihadang oleh seseorang mengaku ASN aparat keamanan di jalan Pelabuhan II tepatnya di depan  PT GSI, Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi ternyata sedang membawa pasien kondisi darurat.

Sopir Ambulans RSUD Jampangkulon, Irfan (40) mengatakan, dirinya dari RSUD Jampang kulon tengah membawa pasien, tiba-tiba di daerah Cikembar dihentikan oleh seseorang mengaku oknum aparat.

"Jadi saya akan menbawa pasien rujukan, sekitar pukul 17.40 jelang buka puasa. Tiba-tiba disamperin dan menanya kasar sebagaimana yang ada di video," ujarnya, saat dihubungi Tribunjabar.id, Rabu (20/4/2022) malam.

Irfan yang akrab di sapa Ideng ini, saat itu tengah buru-buru membawa pasien karena kondisinya darurat harus segera ditangani.

"Pasiennya rujukan ke RS Bunut, masih bayi baru umur 60 hari. Mengalami kejang-kejang, sehingga harus segera ditangani," jelasnya.

Di dalam ambulans ada seorang perawat perempuan yang bertugas mengawasi kondisi bayi yang dirujuk tersebut selama perjalanan ke RS Bunut.

"(Saat melaju) kami tidak lihat kanan-kiri, karena ada nyawa bayi yang harus saya selamatkan. Alhamdulillah sampai rumah sakit R Syamsudin (Bunut) selamat dan sudah ditangani," terang Ideng.

Sebelumnya, viral di media sosial dan perpesanan whatsapp massanger ambulans yang tengah membawa pasien dihadang seseorang, Rabu (20/4/2022) sore. Oknum tersebut mengadang ambulans untuk mengecek apakah ambulans sedang membawa pasien karena menyalakan rotator saat melaju.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved