Pengelola Obyek Wisata DILARANG Menaikkan Harga Tiket Selama Libur Lebaran

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menerbitkan Surat Edaran (SE) khusus mengatur destinasi pariwisata saat libur lebara

Editor: Ravianto
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Obyek wisata The Great Asia Africa Lembang. Pengelola obyek wisata dilarang menaikkan harga selama libur lebaran. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menerbitkan Surat Edaran (SE) khusus mengatur destinasi pariwisata saat libur lebaran.

Sandiaga Uno menerangkan SE tersebut diterbitkan untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Nantinya, akan diedarkan kepada pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Surat Edaran tentang persiapan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menyambut masa mudik,” ujar Sandiaga saat Weekly Press Briefing di kantor Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Senin (18/4/2022).

Sandiaga menambahkan, aturan berkaitan dengan ketentuan protokol kesehatan, vaksinasi, dan kegiatan di destinasi wisata.

“Selain itu menyiapkan petugas, scan aplikasi peduliLindungi, alat pengecekan suhu tubuh, dan lain sebagainya,” tutur Sandiaga.

Deputi Bidang Kebijakan Strategis Nia Niscaya menambahkan, SE juga diterbitkan untuk para pelaku usaha.

Aturan berkaitan dengan pelayanan di destinasi wisata agar tidak menaikkan harga.

Sebab, menurut Nia, kerap kali destinasi wisata menaikkan harga sesuai dengan momentum lebaran.

Diharapkan hal tersebut tidak terjadi demi menghindari imej buruk terhadap destinasi wisata di Indonesia.

“Kemenparekraf mengirim surat juga kepada para pelaku untuk memberikan layanan yang terbaik, pengetatan prokes, dan tidak menaikkan harga,” kata Nia.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved