Kasus Kematian Ibu dan Anak di Garut Terungkap, Sadis nan Ironis namun Bukan Suami Pelakunya

Polisi ungkap kematian ibu dan anak di kontrakannya di Perum Cibunar, Desa Cibunar, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (16/4/2022) pagi

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Sidqi Al Gifari
Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono saat ungkap kasus kematian ibu dan anak, Senin (18/4/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Polisi ungkap kematian ibu dan anak di kontrakannya di Perum Cibunar, Desa Cibunar, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (16/4/2022) pagi.

Mereka adalah Dusty Indah Jesica Manalu (5) dan Rivaldo Saut Rogabe Manalu (11) dan ibunya Lentina Dora (29).

Dari hasil penyelidikan dan hasil autopsi, polisi menemukan fakta bahwa kedua anak tersebut meninggal karena diracun oleh ibunya.

Racun yang digunakan adalah campuran jus buah naga dengan sabun pencuci piring.

"Dan setelah kedua anaknya meninggal, pelaku kemudian mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri," ujar Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono saat jumpa pers, Senin (18/4/2022) di Mapolres Garut.

Baca juga: Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Dua Anak di Garut, Polisi Ungkap Isi SMS Lentina Dora ke Suami

Setelah meracun kedua anaknya, sang ibu mengakhiri hidupnya pada pintu kamar belakang menggunakan kain gendongan setelah meracun kedua anaknya.

Tali yang digunakan kemudian putus dan membuat sang ibu tergeletak ke samping dua anaknya.

"Talinya terputus dan bukan bekas guntingan," ucapnya.

Ia juga menjelaskan telah ditemukan sidik jari sang ibu pada gelas tempat jus tersebut diminum.

Ibu dari dua anak tersebut nekat melakukan hal tersebut lantaran diduga dipicu oleh kecemburuannya kepada sang suami.

"Adapun awal mula kejadian tersebut bahwa pelaku merasa cemburu dan sakit hati terhadap suaminya, dikarenakan pelaku mengetahui suaminya telah berselingkuh dengan wanita lain," ucapnya.

Terkait dugaan perselingkuhan itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

AKBP Wirdhanto menuturkan keberadaan suami saat kejadian dipastikan sedang tidak berada di rumahnya.

Sang suami diketahui berada di Bandung dan baru pulang ke rumahnya pada Sabtu (16/4/2022) pagi.

"Hingga saat ini tidak ada yang mengkaitkan antara suami dan TKP kejadian," ucapnya.

Catatan Redaksi

Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya adalah Hotline Kesehatan Jiwa RSD/RSJ.(*)Tarogong kidul

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved