Makin Ngeri Fakta Kerangkeng Bupati Langkat, Remaja Ikut Diperbudak dan Disiksa, Makan Cabai & Garam

Tak hanya dikerangkeng, DAS (17) juga dicambuk menggunakan selang kompresor dan dipukuli hingga luka lebam di dada dan punggung.

Tribun Medan/Fredy Santoso
Kondisi di salah satu ruangan tahanan pribadi milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin, Rabu (26/1/2022). Polisi Temukan Sejumlah Alat yang Diduga untuk Menyiksa Tahanan di Kerangkeng Bupati Langkat 

TRIBUNJABAR.ID - Kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin terus didalami.

Sejumlah fakta baru pun mulai terkuak.

Salah satu yang menjadi korban penyiksaannya adalah remaja berusia 17 tahun.

Remaja tersebut dicambuk dengan selang.

Baca juga: FAKTA Baru Kerangkeng Manusia Terbit Rencana, 1 Korban Meninggal Usai 8 Jam Masuk Kerangkeng

Tak hanya itu, dia juga dianiaya hingga babak belur.

Korban bahkan dipaksa untuk makan cabai garam.

Temuan ini berdasarkan rekomendasi lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK) ke Polda Sumut.

Tak hanya dikerangkeng, DAS (17) juga dicambuk menggunakan selang kompresor dan dipukuli hingga luka lebam di dada dan punggung.

Bahkan, DAS juga dipaksa memakan cabai dan garam dua sendok makan perhari selama berada di kereng milik Cana.

"Saat pertama kali masuk mendapat berbagai penganiayaan seperti dipukul dengan selang mesin kompresor hingga mengalami luka robek dan lebam dipunggung, lebam di muka," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Jumat (15/4/2022).

Hadi mengatakan, penyiksaan paling parah dialami DAS pada pekan pertama dikerangkeng.

Penyiksaan dilakukan lebih dari dua orang pelaku.

Saat itu, dia dijebloskan ke kereng 1, sebutan kerangkeng untuk anak baru.

Baca juga: Dewa Peranginangin Kaget Jadi Tersangka Penyiksaan Kerangkeng Manusia, Saksi Sebut Dia Paling Sadis

Pekan pertama hingga kedua, dia disuruh memotong sayuran hingga membersihkan halaman rumah Terbit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved