3 Golongan Dalam Menjalankan Al-qur'an

Bulan Ramadhan sering disebut sebagai bulannya Al-Qur'an (Syahrul Qur'an). Karena Al-Qur'an diturunkan di bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan umat islam

Ustadz Yudi, S.Farm.,Apt. Ketua DKM Al- Muhajirin Cluster Tulip Komplek Bumi Adipura GedeBage Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID, Bulan Ramadhan sering disebut sebagai bulannya Al-Qur'an (Syahrul Qur'an). Karena Al-Qur'an diturunkan di bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan umat islam di samping menjalankan ibadah shaum, membaca Al-Qur'an pun menjadi tren yang baik.

Sehingga bisa dilihat di masjid-masjid ataupun mushola para pembaca Al-Qur'an makin banyak. Ada bapak-bapak, ibu-ibu bahkan anak-anak yang tadarusan berkelompok.
Membaca seorang-seorang dan diperbaiki oleh yang lain jika ada kesalahan.

Jika kita buka sejarah Rosululloh SAW, ternyata beliau interaksi dengan Al-Qur'an makin meningkat. Terbukti beliau meningkatkan setoran bacaan Al-Quran kepada malaikat Jibril untuk diperbaiki dari kesalahan dalam membacanya termasuk juga dalam hal kesesuaian letak ayat per ayatnya.

Dalam menjalankan Al-Quran ataupun ajaran islam maka umat islam terbagi menjadi 3 golongan, sebagaimana tercantum di dalam QS Fatir ayat 32 : 'Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang mendzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan dan ada pula yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah.”

Para ulama tafsir sepakat bahwa mereka 'orang-orang yang kami pilih diantara hamba-hamba Kami' adalah umat Nabi Muhamad SAW.

Namun diantara umat Nabi Muhamad SAW tersebut, dalam hal menjalankan Al-Quran terbagi menjadi 3 golongan sebagaimana dalam Qur'an surat Fatir di atas :
Pertama. Dzalimun linafsih. Menurut Ibnu Katsir yakni orang yang menganiaya diri mereka sendiri sebagai orang yang melalaikan sebagian dari kewajiban yang diperintahkan Allah SWT dan mengerjakan hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT.

Atau menurut Al-Maraghi mereka ini adalah orang yang amal buruknya lebih banyak daripada amal baiknya. Sehingga golongan ini akan Allah SWT masukan terlebih dahulu ke Neraka untuk membersihkan dari dosa-dosanya, kemudian nanti akan dimasukan ke dalam surga, salah satunya adanya syafaat Nabi Muhamad SAW dengan izin Allah SWT.

Kedua, Muqtasidun. Yaitu golongan pertengahan. Menurut Ibnu Katsir, mereka ini adalah orang-orang yang menjalankan perintah dari Allah berupa kewajiban-kewajibanNya dan juga menjauhi larang-larangan Allah berupa yang diharamkanNya.

Tetapi mereka kurang memperhatikan dalam ibadah yang bersifat sunah dan juga masih melakukan perbuatan-perbuatan yang dikategorikan makruh.

Mereka ini kelak di Hari Akhirat akan masuk Surga dengan mendapatkan Hisaban Yasiron yakni perhitungan amal yang ringan dalam hisabnya.

Ketiga, Sabiqun bil Khaoirat. Mereka ini adalah orang-orang yang bersegera dalam menjalankan amal sholih. Mereka menjalankan apa yang diperintahkan baik berupa wajib ataupun sunah dan meninggalkan apa yang dilarang baik berupa haram ataupun makruh.

Mereka ini akan masuk surga tanpa hisab. Subhanalloh.

Itulah 3 golongan dalam menjalankan Al-Quran ataupun ajaran islam. Semoga kita digolongkan ke dalam golongan Sabiqun Bil Khaoirot ataupun minimal masuk golongan Muqtasidun. Sehingga akan mendapatkan kebahagian hakiki di SurgaNya. Aaamiiin

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved