Ditinggal Suami Salat Tarawih, Wanita di Sukabumi Nyaris Jadi Korban Rudapaksa

Pelaku datang sambil membawa senjata tajam. Saat korban minta tolong, korban pun dianiaya.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: taufik ismail
SHUTTERSTOCK
ilustrasi percobaan rudapaksa. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - ER seorang ibu rumah tangga di Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat nyaris menjadi korban rudapaksa

Kapolsek Lengkong AKP Acep Sujana mengatakan ER nyaris dirudapaksa oleh pelaku IM saat ditinggal salat Tarawih oleh suaminya pada Rabu (13/4/2022) malam. 

Menurutnya, ER berhasil melakukan perlawanan sehingga gagal dirudapaksa pelaku.

Namun, ER mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya.

Saat itu IM melakukan kekerasan karena ER melakukan perlawanan. 

IM ditangkap polisi tanpa perlawanan di rumahnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian, karena diketahui IM masih satu desa dengan korban.

Pelaku ditangkap sekitar pukul 15.30 WIB, Jumat (15/4/2022). 

"Jadi pelaku mendatangi korban yang sedang sendiri di rumahnya, pelaku mengetuk pintu rumah korban. Namun setelah dibuka pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan memaksa korban untuk menutup pintu, tapi ditolak oleh korban. Sempat terjadi saling tarik menarik gagang pintu hingga korban berteriak minta tolong," kata Acep. 

"Pada saat korban minta tolong itulah pelaku mencabut pisau dari pinggangnya dan menusuk korban sebanyak 6 kali," ujarnya. 

Acep mengatakan, korban menderita luka tusuk senjata tajam di dada, di bawah payudara, pinggang, dan lengan. 

"Setelah itu pelaku melarikan diri ke arah kebun di belakang rumah. Korban saat ini dalam perawatan pihak Puskesmas Lengkong untuk diobati lukanya," ucapnya.

Baca juga: Bejat, Ayah dan Anak di Tasik Diduga Ikut Merudapaksa Gadis 17 Tahun, Korban Dibuat Tak Berdaya

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved