Bupati Sumedang Minta Warganya Tidak Kesetanan Saat Belanja, Jangan Panic Buying

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melarang warganya panik belanja seperti kesetanan sehingga membeli segala bahan pokok secara berlebihan. 

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID/KIKI ANDRIANA
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir seusai peresmian Rumah Aman Simpati Adhyaksa, di Kompleks Balai Latihan Kerja Sumedang, Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Rabu (19/1/2022). 
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
 
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melarang warganya panik belanja seperti kesetanan sehingga membeli segala bahan pokok secara berlebihan. 
Larangan itu menyusul hasil rapat bupati dengan sejumlah pemangku kebijakan di Sumedang. Rapat memastikan bahwa stok pangan menjelang Idulfitri di Sumedang aman. 
"Bahan pokok tersedian, tidak boleh panic buying, pangan tersedia di Bulog dan jalur distribusi lainnya," kata Dony Ahmad Munir kepada TribunJabar.id, di Sumedang, Jumat (15/4/2022). 
Bupati memastikan selain stok pangan tersedia, harganya pun murah.  Meski Bupati tidak bisa mengelak dengan kenaikan-kenaikan harga yang sering terjadi menjelang lebaran. 
"Memang itu kenaikan terjadi, tetapi kami berusaha agar kenaikan tidak terlalu tinggi," katanya. 
Upanya penyetabilan harga itu dilakukan bahkan sejak jauh-jauh hari melalui operasi pasar murah yang dilakukan Pemkab Sumedang menggandeng Badan urusan Logistik (Bulog). 
"Kami terus berupaya masuknya Bulog untuk operasi pasar. HHarga akan tetap terjangkau, dan semua pihak sepakat dalam rapat yang telah kami lakukan," kata Dony, menambahkan. 
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved