Jemaah Haji Asal Cianjur Mulai Melengkapi Berkas, 1.361 Calon Haji Tertunda Dua Tahun
"Sudah terlihat dari sinyal umrah dan geliatnya yang semakin ramai, semoga ini juga berimbas kepada ibadah haji."
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Meski belum ada keterangan resmi mengenai keberangkatan haji, pemerintah pusat telah mengumumkan biaya ibadah haji tahun ini sebesar Rp 39,8 juta.
Indikasi membaik juga terlihat dari diperbolehkannya ibadah umrah.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kabupaten Cianjur, Drs H Usep Muhamad Tammam, mengatakan baru menerima informasi melalui media sosial, belum mendapat informasi resmi.
"Sudah terlihat dari sinyal umrah dan geliatnya yang semakin ramai, semoga ini juga berimbas kepada ibadah haji. Kasihan juga saya melihat jemaah sudah menunggu kerinduan selama dua tahun," katanya, Kamis (14/4/2022).
Ia mengatakan, secara formal Kemenag belum mengumumkan dan pengumuman itu baru di media sosial terkait biaya haji pelunasan Rp 39,8 juta.
Baca juga: Pemerintah Upayakan Dapat Kuota Haji 110.500 Orang Tahun Ini
"Yang jelas kalau kami baca dari informasi itu melalui virtual account kami bersyukur secara kepastian nanti ada regulasi yang akan kami sebar juga kalau sudah diterima," katanya.
Ia mengatakan, kuota jemaah haji yang tertunda dari Kabupaten Cianjur sebanyak 1.361 calon haji.
"Mengenai kuota yang berangkat, kami menunggu tak bisa mendahului meski secara nasional sudah diumumkan. Apa pun kami tunggu regulasi lanjutan atau teknis lanjutan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Calon-jemaah-haji-asal-Kabupaten-Cianjur-mengurus-kelengkapan-administrasi-di-asrama-haji.jpg)