Waspada, Kasus Pencurian Sepeda Motor di Majalengka Makin Marak

Tak hanya aduan kehilangan kendaraan bermotor, akun @besokseninco juga sering menerima berbagai macam laporan kehilangan dari warganet.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribunbali
ilustrasi pencurian motor 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR,ID, MAJALENGKA- Laporan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat kian marak.

Satu di antaranya diungkap oleh akun Instagram pegiat sosial asal Majalengka, @besokseninco.

Dalam postingannya pada Senin (11/4/2022), akun yang kesehariannya memposting segala sesuatunya tentang Majalengka itu menyebut telah terjadi 14 motor dicuri.

Semua kasus pencurian sepeda motor itu terjadi di Kabupaten Majalengka pada bulan Maret 2022.

Sembilan motor yang dilaporkan dicuri itu adalah motor jenis Honda Beat.

"Harap hati-hati ya, sobat bsco. Terutama pemilik Honda beat. Jangan ragu untuk memakai kunci tambahan agar lebih safety," tulis akun besokseninco yang dilihat Tribun Jabar, Selasa (12/4/2022).

Baca juga: Pencurian Motor di Sukabumi, Hanya Hitungan Detik, Motor Elis yang Dikunci Bisa Dibawa Kabur Pelaku

Menurutnya, postingan tersebut berdasarkan laporan warganet melalui Direct Message (DM) ke @besokseninco.

"Biasanya kami langsung update di insta story jika ada aduan lewat DM. Terus kami tag tuh Polres Majalengka atau Satreskrim Polres Majalengka biar segera ditindaklanjuti," ucapnya.

Tak hanya aduan kehilangan kendaraan bermotor, akun @besokseninco juga sering menerima berbagai macam laporan kehilangan dari warganet.

"Kami suka posting kehilangan aduan dompet, hp, bahkan orang juga ada," jelas dia.

Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi, tak menampik adanya kabar banyaknya kasus curanmor yang ada di wilayahnya.

Baca juga: Pura-pura Pesan Burger di Gerai Cepat Saji D Top, Pemuda Ini Curi Tablet Kasir, Aksinya Terekam CCTV

Karena itu, Polres  Majalengka merespon dengan terus melakukan berbagai upaya kegiatan Kamtibmas secara masif.

Polres Majalengka juga bakal terus patroli dan memantau laporan-laporan masyarakat dari media sosial.

"Ya benar, kami juga sering mendapatkan informasi soal itu (curanmor), khususnya di media sosial."

"\kalau di medsos itu kami harus dalami terlebih dahulu, karena banyak juga yang hoaks."

"Tentunya kami terus melakukan upaya Kamtibmas dan gencar patroli di daerah-daerah rawan curanmor dan begal," kata Edwin.

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved