Melihat Jalur Sukabumi-Bogor di Malam Bulan Puasa, Warga: Lebih Sibuk
Jalur jalan nasional Sukabumi-Bogor selama ini dikenal dengan kemacetannya. Tak pandang bulu, baik dari pagi, siang maupun malam hari.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Giri
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi, M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Jalur jalan nasional Sukabumi-Bogor selama ini dikenal dengan kemacetannya.
Tak pandang bulu, baik dari pagi, siang maupun malam hari.
Kendaraan besar pun banyak melintas di jalur protokol ini. Terlebih wilayah utara Sukabumi merupakan kawasan industri, pabrik garmen dan industri lainnya.
Setiap malam selalu keluar kendaraan besar dari pabrik-pabrik tersebut.
Lalu, apakah ada perbedaan kesibukan jalur Sukabumi-Bogor dari hari biasa dengan bulan Ramadan?
Menurut seorang warga, Isep Panji (45), mengatakan, arus lalu lintas di malam hari di bulan Ramadan ini lebih sibuk dibandingkan di luar bulan Ramadan.
Hal itu terjadi karena warga di bulan Ramadan ini banyak yang keluar malam dibandingkan siang hari.
"Kalau untuk di jalur nasional kesibukan lebih padat, di bukan bulan Ramadan juga. Di bulan ramadan warga lebih banyak keluarnya malam. Kecuali kalau ada hujan, kalau ada hujan biasanya menurun," ujarnya.
Selaras dengan yang dikatakan Isep, hal yang sama terjadi saat Tribunjabar.id melakukan pantauan di depan pasar Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (9/4/2022) malam.
Kesibukan terjadi di jalur protokol ini, terlihat kendaraan besar mendominasi daripada kendaraan angkutan umum ataupun kendaraan pribadi.
Lalu lalang kendaraan besar terjadi baik dari arah Sukabumi menuju Bogor maupun sebaliknya.
Isep mengatakan, dengan kondisi yang terjadi setiap harinya di jalur Sukabumi-Bogor ini, polisi terus melakukan penturan arus lalu lintas.
"Kalau malam banyak, lebih-lebih malam Minggu. Ppengamanan dari kepolisian, polsek-polsek juga tetap ada," jelas dia. (*)
