Ramadan 1443 H

Cerita Nabi Yusya, yang dengan Doanya Kepada Allah Matahari Berhenti Berputar, Ini Kisahnya

Ini kisah seorang nabi yang berdoa kepada Allah SWT agar Matahari berhenti berputar.

Editor: taufik ismail
Tribunnews.com/Istimewa
Ribuan warga Palestina menunaikan salat Idulfitri 1442 Hijriah di Masjid Al Aqsa, Kamis (13/5/2021) pagi. AFP dan Alarabiyah menyebut ada 100 ribu umat Islam yang salat di Masjid Al Aqsa. 

Ibnu Katsir meyakini murid Nabi Musa itu merupakan Yusya yang bernama lengkap Yusya’ bin Nun bin Ifrayim bin Yusuf bin Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim.  

Yusya adalah sejalur dengan garis dari Nabi Ibrahim.

Selain Nabi bagi Bani Israil, Yusya adalah seorang panglima perang.

Waktu itu, Yusya bin Nun ingin mengambil lagi Baitul Maqdis atau Masjidil Aqsa dan Palestina yang masih dikuasai oleh pihak kelompok zalim.

Waktu itu, peperangan pun tidak terelakkan.

Lantas, ketika segalanya tampak mustahil dan perang seperti akan dimenangkan musuh, apalagi jika sampai keesokan harinya, prediksinya pasukan Yusya bin Nun akan kalah.

Ia pun berdoa kepada Allah SWT agar jangan sampai peperangan tersebut sampai pada hari berikutnya.

Sebab ia tahu, jika malam itu tiba, maka pasukannya akan kalah dan tujuan mengambil alih Palestina pupus.

Waktu itu hari Jumat. Ashar telah tiba, tak lama lagi malam.

“Ya Allah, tahanlah Matahari untuk kami,” doa Nabi Yusya.

Dikisahkan, Yusya pun berdoa dengan menengadahkan wajahnya ke atas.

Lantas, usai berdoa, ia pun meminta Matahari untuk berhenti  berputar dan tidak tenggelam dahulu. 

Doa itu didengar,  dan tiba-tiba saja Matahari tidak jadi tenggelam. Waktu seakan berhenti. Hari tidak jadi berganti malam.

Perang pun akhirnya dimenangkan oleh pasukan Yusya.

Halaman
123
Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved