Mantan Sekretaris FPI Munarman Divonis 3 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Tindakan Terorisme

Munarman, mantan sekretaris Front Pembela Islam (FPI), divonis tiga tahun penjara dalam kasus tindak pidana terorisme.

Editor: Hermawan Aksan
Kompas.com
Mata Munarman ditutup saat tiba di Polda Metro Jaya seusai ditangkap Densus 88 Antiteror di Perumahan Modern Hill, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021) sore. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Munarman, mantan sekretaris Front Pembela Islam (FPI), divonis tiga tahun penjara dalam kasus tindak pidana terorisme.

Vonis itu dibacakan dalam sidang lanjutan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (6/4/2022).

Hakim mengatakan bahwa Munarman terbukti secara sah melakukan tindak pidana terorisme.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama tiga tahun,” kata hakim dalam pembacaan vonis, dikutip dari Kompas.com.

Munarman divonis melanggar Pasal 13 huruf c Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Vonis yang dijatuhkan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum, yakni 8 tahun penjara.

Keadaan yang memberatkan bahwa perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantaan tindak pidana terorisme dan terdakwa sudah pernah dihukum.

“Yang meringankan karena terdakwa sebagai tulang punggung keluarga,” imbuh hakim. (*)

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved