Kadis Pemkot Bandung Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pramuka, Juga Seorang Dosen 

Satu di antara kepala dinas di Pemerintah Kota Bandung diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Kasipenkum Kejati Jabar, Dodi Gazali Emil. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satu di antara kepala dinas di Pemerintah Kota Bandung diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. 

Pemeriksaan dilakukan untuk penyidikan dugaan korupsi dana hibah pramuka Kota Bandung. 

"Bidang pidana khusus Kejati Jawa Barat kembali melaksanakan pemeriksaan terhadap dua orang saksi," ujar Kasipenkum Kejati Jabar, Dodi Gazali Emil, dalam keterangannya, Selasa (5/4/2022). 

Menurut dia, total ada dua orang yang menjalani pemeriksaan. Mereka yakni kepala dinas berinisial HG dan dosen berinisial M. 

Penyidik memanggil keduanya berkaitan dengan aktivitas di Kwarcab Pramuka Kota Bandung.

Keduanya sama-sama bertindak sebagai pengurus Kwarcab Pramuka, Kota Bandung. 

Sebelumnya, sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bandung dan pengurus pramuka diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. 

Pemeriksaan dilakukan berkaitan dengan adanya dugaan tindak pidana korupsi dana hibah untuk kegiatan pramuka yang bersumber dari Pemkot Bandung. 

Dodi Gazali Emil mengatakan, saat ini penyidik telah menaikkan kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan. 

"Tindak pidana korupsi kegiatan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung yang bersumber dari dana hibah Pemerintah Kota Bandung (tahun anggaran) 2017, 2018 dan 2020," ujar Dodi Gazali Emil, Selasa (29/3/2022). 

Jumlah dana hibah yang diberikan untuk kegiatan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung berjumlah Rp 2,5 miliar pada 2017, Rp 2,5 miliar pada 2018, dan pada 2020 sebesar Rp 1,5 miliar. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved