Breaking News:

Kecelakaan Maut di Cirebon, 6 Orang Meninggal, Tak Ada Jejak Pengereman Avanza Sebelum Hantam Truk

Dalam olah TKP kecelakaan maut yang mengakibatkan enam korban meninggal dunia itu, para petugas tampak menggunakan alat 3D Laser Scanner

facebook@teraswarga
Minibus Toyota Avanza yang menghantam truk tangki di Jalur Pantura yang masuk wilayah Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (3/4/2022) siang. 6 orang meninggal dalam kecelakaan ini. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Petugas gabungan Satlantas Polresta Cirebon, Ditlantas Polda Jabar, dan Korlantas Polri, melakukan olah TKP kecelakaan maut di Jalur Pantura Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Senin (4/4/2022).

Dalam olah TKP kecelakaan maut yang mengakibatkan enam korban meninggal dunia itu, para petugas tampak menggunakan alat 3D Laser Scanner untuk menangani kasus tersebut.

Kasi Sidik Laka Subditlaka Ditgakkum Korlantas Polri, AKBP Tri Yulianto, mengatakan, 3D Laser Scanner untuk membantu penyidik menganalisis penyebab kecelakaan maut itu.

"Apakah dari faktor manusianya, kendaraannya, kondisi jalannya atau lingkungannya. Itu masih didalami penyidik lalu lintas Polresta Cirebon," ujar Tri Yulianto saat ditemui usai kegiatan.

Ia mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara petugas tidak menemukan jejak pengereman minibus Avanza berpelat nomor G 1031 CC yang menghantam truk tangki berpelat BH 8350 MV.

Petugas saat melakukan olah TKP kecelakaan minibus Avanza yang menghantam truk tangki menggunakan 3D Laser Scanner di Jalur Pantura Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Senin (4/4/2022).
Petugas saat melakukan olah TKP kecelakaan minibus Avanza yang menghantam truk tangki menggunakan 3D Laser Scanner di Jalur Pantura Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Senin (4/4/2022). (Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi)

Baca juga: BREAKING NEWS: Avanza Tabrak Truk yang Parkir di Jalur Pantura Cirebon, 6 Orang Meninggal Dunia

Minibus Avanza yang melaju dari arah DKI Jakarta menuju Jawa Tengah itu diduga langsung menghantam dan masuk ke buntut truk yang terparkir di sisi jalan untuk menambal ban.

Polisi menemukan bahwa mobil Avanza putih itu berada dalam gigi lima saat melaju di sekitar lokasi kejadian dan kemudian mengantam bagian belakang truk.

"Kami belum bisa menyampaikan kecepatannya berapa, karena harus didalami lagi, dan ini baru tahap awal sehingga menunggu hasilnya," kata Tri Yulianto.

Menurut dia, pemeriksaan lebih lanjut juga diperlukan untuk mengetahui titik awal keberangkatan minibus Avanza yang pengemudi dan lima penumpangnya meninggal dunia dalam kecelakaan itu.

Bahkan, termasuk dugaan pengemudinya apakah mengonsumsi obat-obatan sehingga mengakibatkan hilang konsentrasi dan menghantam truk tangki tersebut.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan di Majalengka Diceritakan Sopir Truk, Terdorong Mobilnya hingga Terperosok

"Hasil olah TKP ini akan dianalisis lebih lanjut untuk mencari tahu penyebab kecelakaannya, sehingga kami tidak bisa mengada-ada," ujar Tri Yulianto.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan minibus Avanza menghantam truk tangki di Jalur Pantura Kecamaran Gebang, Kabupaten Cirebon, terjadi pada Minggu siang kira-kira pukul 13.00 WIB.

Dalam peristiwa itu, tiga korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadan dan tiga korban lainnya mengembuskan nafas terakhirnya di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

Keenam korban merupakan pengemudi dan penumpang minibus Avanza dan berdasarkan hasil identifikasi mereka tercatat sebagai warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Dari hasil olah TKP diduga pengemudi Avanza trtsebut mengantuk sehingga oleng ke kiri dan menabrak truk yang tengah menambal ban dan diparkir di sisi jalan.

Kepsyen foto

 

--

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved