Persib Bandung
UMUH MUCHTAR Minta Maaf kepada Persipura, Akui Ada Sepak Bola Gajah? Berikut Ini Komentarnya
Umuh Muchtar angkat bicara tentang isu sepak bola gajah saat Persib Bandung berhadapan dengan Barito Putera.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), perusahaan yang menaungi Persib Bandung, Umuh Muchtar, angkat bicara tentang isu sepak bola gajah saat Persib Bandung berhadapan dengan Barito Putera.
Laga itu terjadi di pekan terakhir Liga 1 2021-2022 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (31/3/2022).
Barito Putera mencetak gol di menit 84 pada pertandingan itu.
Gol Beni Oktovianto itu menyelamatkan Barito Putera tetap bertahan di Liga 1 musim depan.
Berkat gol Beni, laga berakhir 1-1.
Sebelumnya, Persib unggul dulu melalui Beckham Putra Nugraha.
Hasil imbang itu membuat Persipura Jayapura yang menang 3-0 di waktu yang sama akhirnya degradasi.
Sebenarnya, poin Barito dan Persipura sama 36. Namun, Barito finis di atas Persipura berkat unggul head to head.
Barito menang dalam dua pertemuan.
Kondisi itu memunculkan tudingan Persib sengaja tak mau mengalahkan Barito agar Persipura terdegradasi.
Menegnai isu itu, Umuh menegaskan, manajemen, tim, termasuk dirinya sangat membenci aktivitas-aktivitas yang melanggar prinsip fair play dalam sepak bola.
"Saya paling membenci dan tidak suka 'sepak bola gajah' dalam kompetisi sepak bola kita karena itu sangat menyakitkan pada siapa pun dan klub mana pun juga. Apalagi bagi mereka yang dirugikan karena adanya hal itu," ujar Umuh saat ditemui di kediamannya, di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/4/2022).
Umuh mengatakan, munculnya informasi terkait tuduhan tersebut dan rencana gugatan yang akan dilakukan oleh seorang pengacara, dia mendapat cukup banyak 'teror' pertanyaan dari sejumlah pihak yang menilai ada keganjilan dalam pertandingan Persib melawan Barito.

Dia menegaskan, manajemen, termasuk dirinya tidak mengetahui sama sekali duduk perkara perihal dugaan praktik yang dituduhkan tersebut.
"Walaupun kemarin, banyak teror sana-sini yang bertanya kepada saya, 'mengapa Persib begini begitu lawan Barito', saya tegaskan saya tidak tahu apa-apa dan tidak terlibat dengan apa yang terjadi dalam pertandingan itu," ucapnya.
Bahkan, Umuh berani menjamin, bila tuduhan itu terbukti, dengan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan, da orang pertama yang akan memberikan konsekuensi bagi pihak-pihak yang terlibat.
"Kalau misal nanti benar ada orang yang bisa menunjukkan bukti yang akurat bahwa ada orang di Persib yang terlibat (sepak bola gajah), saya siap sia papun juga saya sikat. Karena saya dan Pak Glenn (Direktur Utama Persib Bandung Glenn Sugita) sangat tidak suka dengan hal-hal seperti ini. Percayalah," ujar Umuh.
Umuh menambahkan, bahwa hubungan dirinya dengan manajemen dan tim Persipura Jayapura selama ini sangat erat.
Bahkan, ia berani menantang siapa pun untuk menanyakan keeratan hubungan tersebut kepada pihak tim Mutiara Hitam.
"Hubungan saya dan Persipura (Jayapura) itu baik, dan sangat erat. Silakan boleh ditanya siapa pun pengurus di sana (Persipura) bagaimana hubungan kita. Sama pemain sana juga hubungan saya baik. Bahkan saya pernah bilang, kalau Persipura bertanding lawan siapa pun, saya pasti dukung Persipura, seperti dukungan saya kepada Persib," ucapnya.
Oleh karena itu, dengan hasil pertandingan Persib Bandung melawan Barito Putera yang berakhir imbang, sehingga membuat Persipura Jayapura terdegradasi ke Liga 2 musim depan, Umuh mengaku ikut merasa sedih dengan situasi tersebut.
"Saya benar-benar mohon maaf kepada Persipura, karena bukannya saya tidak mengerti dengan situasi bagi tim Persipura. Mudah-mudahan, ada dugaan (kecurangan) dan prasangka buruk, dapat segera terbongkar. Saya benar-benar tidak tahu dan tidak terlibat dalam pertandingan itu," katanya. (*)