Menjelang IPO, BJB Syariah Catat Kinerja Cemerlang, Siap Berdayakan Ekonomi Umat

Mencatat kinerja cemerlang PT Bank BJB Syariah bersiap melaksanakan pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO)

Editor: Siti Fatimah
istimewa
Bank BJB Syariah bersiap melaksanakan pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) pada semester II tahun 2022. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Bank BJB Syariah berhasil meraih pertumbuhan kinerja yang solid selama tahun 2021 di tengah pemulihan ekonomi nasional. Kinerja bank umum syariah terkemuka di Jawa Barat ini melampaui rata-rata kinerja industri perbankan syariah, baik dari sisi profitabilitas, pembiayaan, dan dana pihak ketika (DPK). Kinerja ciamik perseroan semakin cemerlang berkat membaiknya fundamental dan sejumlah indikator keuangan lain.  

Dengan catatan cemerlang ini, Bank BJB Syariah bersiap melaksanakan pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) pada semester II tahun 2022.

Anak usaha PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (Bank BJB) ini meraih laba bersih sebelum pajak sebesar Rp86,7 miliar dan laba bersih setelah pajak sebesar Rp21,9 miliar untuk kinerja keuangan yang berakhir Desember 2021.

Baca juga: PPR iB Maslahah bank bjb syariah Wujudkan Mimpi Milenial Punya Hunian di Usia Muda

Raihan laba bersih ini meningkat 494% dibandingkan dengan kinerja keuangan tahun sebelumnya.

Pencapaian ini melampaui rata-rata industri perbankan syariah yang mencatat pertumbuhan laba 16,9% selama 2021.

Melesatnya profitabilitas BJB Syariah didorong oleh penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp6,43 triliun pada akhir 2021, tumbuh 11,33% dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp5,77 triliun.

PT Bank BJB Syariah
PT Bank BJB Syariah (istimewa)

Pada periode yang sama industri perbankan syariah mencatatkan rata-rata pertumbuhan pembiayaan sebesar 6,83%.

“BJB Syariah berkomitmen mendukung percepatan kebangkitan ekonomi yang sempat terpuruk akibat Pandemi COVID-19. Oleh karena itu kami cukup ekspansif dalam menyalurkan pembiayaan kepada sektor-sektor produktif,” kata Direktur Utama BJB Syariah Indra Falatehan di Bandung, Kamis (31/3/2022).

Baca juga: Permudah Jamaah Haji, bjb syariah memperluas dan Meningkatkan Layanan Haji

Pembiayaan BJB Syariah di sektor produktif tumbuh sebesar 14% pada 2021, melalui pembiayaan modal kerja dan investasi. Sementara itu pembiayaan sektor konsumsi tumbuh secara terukur dengan risiko yang terjaga. 

Dalam menyalurkan pembiayaan, Indra menjelaskan, pihaknya selalu mengingat posisi strategis perseroan sebagai agen pembangunan di daerah, sekaligus menjalankan peran sentral dalam menggerakkan ekonomi umat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved