ANEH, Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Bandung Lebih Mahal, Tapi Barang bak Siluman, Hilang

Minyak goreng curah masih sulit ditemukan di pasar tradisional di Kota Bandung, Selasa (29/3/2022).

Penulis: Deanza Falevi | Editor: Giri
Tribun Jabar/Deanza Falevi
Seorang perdagang di Pasar Kiaracondong Kota Bandung saat menjajakan minyak goreng kemasan di lapaknya, Selasa (29/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Minyak goreng curah masih sulit ditemukan di pasar tradisional di Kota Bandung, Selasa (29/3/2022).

Berdasarkan pantauan Tribunjabar.id di Pasar Kiaracondong, tidak ada pedagang yang menjual minyak goreng eceran.

Asep Toto (36), pedagang yang biasanya menjual minyak goreng eceran itu mengaku, barang tersebut memang sulit didapatkan saat ini.

"Biasa ditawarin dari distributor, terus diantar ke sini, sekarang harus ditanyain dulu stoknya ada apa enggak," ujar Toto saat ditemui di Pasar Kiaracondong, Selasa (29/3/2022).

Dia juga mengatakan, harga minyak goreng curah bila tersedia saat ini bisa mencapai Rp 28.500 per kilogramnya.

"Tergantung distributornya, ada dari Rp 26 ribu sampai Rp 28.500 per kilogramnya. uUntuk yang ukuran setengah dan seperempat kilogram sudah lama tidak ada," ujarnya.

Menurut Toto, bila memang tersedia ukuran setengah dan seperempat kilogram, harganya bisa mencapai Rp 7.500 untuk seperempat dan Rp 15 ribu ukuran setengah kilogramnya.

Saat ini, dia hanya menjual goreng kemasan bermerek Tawon dengan harga Rp 48 ribu ukuran dua liter dan merek Jaya Rp 24 ribu ukuran satu liter.

Kesulitan mendapatkan minyak goreng curah juga dirasakan oleh pedagang lainnya yang berada di Pasar Kiaracondong.

Winda (26), mengaku sudah hampir dua minggu tidak mendapatkan minyak goreng curah.

Baca juga: Polres Purwakarta Tangkap 6 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika, Ganja Seberat 2,5 Kilogram Diamankan 

"Sekarang juga kalau ada mesti rebutan sama yang lain," ujar Winda.

Winda juga mengatakan, harga modal minyak goreng curah yang bisa sampai Rp 28.500 per kilogramnya itu dianggap mahal.

"Sudah susah, terus mahal juga modalnya. Mending jual yang jelas-jelas saja, kayak minyak goreng kemasan," ujarnya.

Minyak goreng kemasan yang tersedia di lapak milik Winda adalah Kuncimas dengan harga Rp 48 ribu ukuran dua liter dan Rosebrand di harga Rp 24 ribu ukuran satu liter.

Adapun untuk kemasan setengah liter dan seperempat liter, menurut Winda, sudah lama tidak tersedia.

"Kalau ada juga harganya Rp 13 ribu ukuran setengah liter dan Rp 7.000 ukuran seperempat," ujarnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved