CICIPI Cilok Bang Ridho Kuliner Majalengka yang Lagi Hits, Harga Per Butir Cuma Gope
Dari banyaknya kuliner Majalengka, Cilok Bang Ridho menjadi salah satu pilihan. Meski kuliner kaki lima, Cilok Bang Ridho sudah cukup dikenal
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mega Nugraha
Laporan Wartawan Tribun Jabar Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Dari banyaknya kuliner Majalengka, Cilok Bang Ridho menjadi salah satu pilihan. Meski kuliner kaki lima, Cilok Bang Ridho sudah cukup dikenal oleh masyarakat Majalengka.
Begitu pun wisatawan yang singgah di daerah yang memiliki ikon tugu bola dunia yang mirip tugu universal di Singapura itu.
Cilok alias aci di colok adalah makanan jenis kudapan. Makanan ini cocok untuk dijadikan teman ngemil saat nongkrong ataupun bersantai.
Cilok Bang Ridho kini banyak digandrungi oleh para pecinta kuliner pedas. Pasalnya, sambal khas Cilok Bang Ridho ini membuat 'ngiler' lidah para penikmatnya.
Sambal pedas yang jadi pelengkap bumbu cilok ini mempunyai cita rasa khas yang jadi pembeda pada cilok-cilok pada umumnya.
"Resep sambal ini awalnya dari Bapak Mertua. Resep warisan tapi dengan berbagai sentuhan modifikasi," ujar Ahmad Daerobi (35) atau akrab disapa Bang Ridho, Sabtu (26/3/2022).
Cilok Bang Ridho bisa dijumpai di depan SMAN 2 Majalengka. Di sana, pecinta kuliner hanya dipatok harga Rp 500 per satuannya demi mencicipi cilok tersebut.
"Bebas harga tidak dibatas. Sebijinya masih Rp 500. Kebanyakan yang beli rata-rata Rp 5 ribuan," ucap warga Lingkungan Kamulyan Cibasale, Kelurahan Majalengka Kulon itu.
Ia berjualan dengan membawa nama brand Cilok Bang Ridho itu sudah berlangsung sejak tahun 2012 lalu.
Sebelumnya, kata dia, pada tahun 2010 saat dirinya masih jualan di kantin SMAN 1 Majalengka brand ciloknya bernama Cilok Gaoel.
"Yang bikin eksis mungkin karena bahan yang dipakai berkualitas dan sambelnya yang khas, kalau kata orang-orang sih gitu. Alhamdulillah ya ada yang bilang primadona pecinta kuliner," jelas dia.
Erik (24), warga Kelurahan Sindangkasih, Majalengka mengaku menjadi langganan setia Cilok Bang Ridho.
Selain mengidolakan rasa sambalnya, tekstur yang empuk pada cilok jadi alasan dirinya tidak berhenti berlangganan.
"Enak ciloknya, beda dengan yang lain. Sambalnya itu loh khas, pedasnya nampol," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/cilok-bang-ridho-majalaengka.jpg)