Satu Keluarga Diduga Bisnis Narkoba, Ibu dan Anak Ditangkap Polisi, Satu Orang Masih Buron

Polisi menginterogasi ibu dan anak itu dan didapati keterangan bahwa mereka mengetahui Oskar berjualan sabu-sabu.

TRIBUN JABAR / M RIZAL JALALUDIN
ILUSTRASI terduga pengedar sabu-sabu 

TRIBUNJABAR.ID, MUSI RAWAS UTARA- Ibu dan anak ditangkap polisi karena kasus peredaran narkoba. Mereka adalah Leni (43) dan Erison (21).

Suami Leni sekaligus ayah Erison, Oskar masih dalam pencarian polisi.

Satu keluarga ini diduga berbisnis narkoba, jual beli sabu-sabu.

Polisi menggerebek rumah keluarga itu di Desa Beringin Sakti, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, 23 Maret 2022 sekira pukul 14.30 WIB.

"Tersangka Erison dan Leni kami amankan di rumahnya. Saat kami menggerebek rumah mereka, tersangka Oskar sedang tidak berada di rumah," kata Kapolres Muratara, AKBP Ferly Rosa Putra, melalui Kasat Narkoba, AKP Ahmad Fauzi, kepada wartawan, Jumat (25/3/2022).

Baca juga: Tiga Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat Rawan Peredaran Narkoba, Sasaran Umumnya Para Pelajar

Polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di rumah tersebut diduga merupakan tempat transaksi sabu-sabu.

"Bermodal informasi masyarakat itulah kami melakukan penyelidikan ternyata informasinya benar. Kami pun melakukan penggerebekan," kata Ahmad Fauzi.

Dari penggerebekan itu, polisi menemukan sabu dengan berat total 30,64 gram yang dibungkus dalam 4 plastik klip bening.

Barang bukti tersebut disimpan mereka di kamar dalam sebuah dompet merah.

Selain sabu, polisi juga menemukan dua timbangan digital, beberapa bal plastik klip bening, serta sekop pipet.

Saat polisi mendatangi rumah keluarga itu, hanya ada tersangka Erison dan Leni.

Baca juga: 354 Desa di Cianjur Sudah Dipasang Relawan, Siap Pelototi dan Cegah Peredaran Narkoba

Mereka mengakui bahwa barang tersebut milik Oskar, namun yang bersangkutan sedang tidak berada di rumah.

Polisi menginterogasi ibu dan anak itu dan didapati keterangan bahwa mereka mengetahui Oskar berjualan sabu.

Bahkan, apabila Oskar sedang tidak berada di rumah, ibu dan anak itu ikut melayani pembeli sabu-sabtu di rumah itu.

"Karena kedua tersangka ini mengetahui, bahkan ikut melayani orang yang mau beli sabu-sabu saat tersangka Oskar tidak ada di rumah, keduanya kami amankan ke Mapolres," ujar Ahmad Fauzi.

Ia menambahkan, dari penggeledahan petugas di rumah tersangka ditemukan sepucuk senjata api rakitan laras pendek.

"Ada kita dapatkan senpi rakitan juga dengan 9 butir amunisi colt 36 diduga milik tersangka Oskar," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Berita Kriminal: Satu Keluarga di Muratara Kompak Jual Sabu, Ibu-Anak Masuk Penjara, Sang Ayah Buron

Sumber: Sriwijaya Post
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved