Jembatan Gantung Ambruk

Dinas PUPR Ciamis Turunkan Tim Investigasi ke Jembatan Ambruk, Lakukan Perhitungan Untuk Perbaikan

Dinas PUPR Ciamis menurunkan tim untuk melakukan investigasi ke lokasi jembatan gantung Leuwi Nutug di  Kampung Turalak  Rt 01 RW 02 Desa Sukamaju

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar / Andri M Dani
Jembatan gantung roboh saat 40-an santri Pesantren Al Huda Turalak Desa Sukamaju Kecamatan Baregbeg Ciamis berfoto selfie, Jumat (25/3/2022).  

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMISDinas PUPR Ciamis menurunkan tim untuk melakukan investigasi ke lokasi jembatan gantung Leuwi Nutug di  Kampung Turalak  Rt 01 RW 02 Desa Sukamaju Kecamatan Baregbeg yang ambruk Jumat (25/3) pukul 10.00 siang. 

Puluhan santri yang sedang selfi ramai-ramai di jembatan  tersebut mengalami luka-luka kecebur jatuh tumpah masuk Sungai Cileueur.

“Kami sudah menurunkan  tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan tadi sore,” ujar Kepala Dinas PUPR Ciamis, H Andang Firman S.STP MT kepada Tribun Jumat (25/3).

Tim yang diturunkan Jumat (25/3) sore ke lokasi jembatan gantung yang ambruk tersebut merupakan petugas dari UPTD PUPR  Wilayah Kawali guna melakukan investigasi.

“Tapi hasil investigasi belum dilaporkan. Belum diketahui penyebab ambruknya jembatan gantung tersebut,” katanya.

Namun pengecekan ke lokasi kejadian yang dilakukan tim dari UPTD Wilayah Kawali tersebut menurut Andang lebih kepada rencana perbaikan dan pembiayaan.

“Hasil investigasi lapangan lebih kepada perhitungan rencana perbaikan. Terutama menyangkut perhitungan dan sumber pembiayaan. Makanya tadi sore dilakukan pengecekan lokasi,”  ujar Andang.

Dan rencana perbaikan  jembatan gantung tersebut katanya bisa ditindak lanjuti setelah ada pernyataan bencana dari BPBD. Dan petugas BPBD Ciamis Jumat (25/3) sore juga sudah turun ke lokasi kejadian.

Bila sudah ada pernyataan bencana dari BPBD Ciamis menurut Andang, rencana  perbaikan jembatan gantung Leuwi Nutug tersebut bisa diusulkan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Baca juga: Jembatan Gantung Berbiaya Rp 319 Juta Ini Belum Diresmikan, Putus Talinya Akibat Terbebani Santri

Sementara Jembatan Gantung Leuwi Nutug di Kampung Turalak Rt 01 RW 02 Desa Sukamaju  Kecamatan Baregbeg tersebut dibangun dua bulan lalu secara swakelola oleh Pemdes Desa Sukamaju dengan dana Rp 319.036.000 dari Bantuan Pemprov Jabar. Dan baru saja memasuki tahapan penyelesaian.

Menurut Kades Sukamaju Dede Rahman, jembatan tersebut sudah selesai dan rencananya diresmikan Senin (28/3).

Tak disangka jembatan tersebut ambruk karena besi pengait kawat seklingnya lepas ketika   puluhan santri dari Pondok Pesantren Al Huda Turalak, ramai-ramai berfoto selfi di jembatan gantung tersebut Jumat (25/3) pukul 10.00 siang.

Sekitar 40-an santri mengalami luka-luka lebam setelah terjatuh ramai-ramai terjun ke sungai akibat jembatan gantung ambruk. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved