Ayah di Minahasa Utara Rudapaksa Anak Kandung dan Anak Tiri, Terancam 15 Tahun Penjara

Kasus rudapaksa terhadap anak kandung dan anak tiri itu terjadi berulang kali dalam waktu yang berbeda.

SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI seorang ayah merudapaksa anak kandung dan anak tiri 

TRIBUNJABAR.ID- Seorang ayah di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, tega merudapaksa anak kandung dan anak tirinya.

Kasus rudapaksa terhadap anak kandung dan anak tiri itu terjadi berulang kali dalam waktu yang berbeda.

Polres Minahasa Utara menangkap pelaku rudapaksa itu di satu desa di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Hal tersebut disampaikan Kapolres Minut, AKBP Bambang Yudi Wibowo, melalui Kasi Humas, Iptu Ennas Firdaus ,kepada tribunmanado.co.id, Rabu (23/3/2022).

Menurutnya, pelaku rudapaksa berinisial YK itu ditangkap karena telah menyetubuhi anak di bawah umur.

Hal itu sesuai laporan polisi bernomor LP/B/236/III/2022/SPKT/POLRES MINUT/POLDA SULUT, pada 21 Maret 2022.

Baca juga: Polisi Dalami Modus Pelaku Rudapaksa Terhadap Anak Tiri yang Dihakimi Masa di Lembang

"Pelapor Mengket Lomban, Korban SL pada saat disetubuhi usia 12 tahun dan MK (12). Pelaku adalah ayah kandung dan ayah tiri korban," ucap Kasi.

Menurutnya, kejadian pertama terjadi pada tahun 2008, kejadian kedua pada Kamis (17/2/2022).

"Pelaku YK merupakan ayah tiri dari SL dan orangtua kandung MK," ucap Kasi.

Kasi sampaikan, pelaku menyetubuhi korban SL sebanyak 3 kali, sedangkan ML sebanyak 9 kali.

"Pelaku dikenakan pasal 81 ayat 3 UUPA dengan hukuman 5 tahun paling lama 15 tahun," tegasnya.

Hal itu, ucapnya, sesuai dengan hasil pemeriksaan penyidik PPA Polres Minut. Pelaku sudah ditahan.

"Kapolres mengatakan kasus ini akan ditangani dengan profesional. Siapa pun yang bersalah akan di tindak dengan tegas," katanya. (TribunManado.co.id/Fistel Mukuan)

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul BREAKING NEWS, Seorang Ayah di Minut Cabuli Anak Kandung dan Anak Tiri, Terancam 15 Tahun Penjara

Sumber: Tribun Manado
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved