Menjelang Ramadan, Satpol PP KBB Mulai Awasi Pergerakan PSK yang Kerap Mangkal di Bandung Barat

Menjelang bulan Ramadhan warung remang-remang di daerah KBB yang kerap dijadikan tempat mangkal pekerja seks komersial mulai diawasi petugas Satpol PP

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar
Asep Sehabudin, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bandung Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Menjelang Bulan Ramadhan, warung remang-remang di daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang kerap dijadikan tempat mangkal pekerja seks komersial (PSK) mulai diawasi petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) KBB.

Seperti diketahui, warung remang-remang yang kerap dijadikan tempat mangkal para PSK tersebut ada di Kecamatan Cipatat dan Cikalongwetan.

Di tempat itu Satpol PP KBB pernah mengamankan belasan PSK yang kedapatan sedang melayani pria hidung belang.

Kepala Satpol PP KBB, Asep Sehabudin mengatakan, mendekati Bulan Ramadhan nanti, pihaknya akan kembali melaksanakan razia PSK yang kerap mangkal di warung remang-remang tersebut.

"Kami akan melaksanakan operasi, mudah-mudahan mereka sudah menyadari bahwa di bulan suci Ramadhan tidak boleh ada kegiatan seperti itu," ujarnya saat ditemui di Lembang, Rabu (23/3/2022).

Sedangkan jika dalam razia tersebut pihaknya masih menemukan para PSK yang mangkal, petugas bakal langsung menggelandang mereka ke Kantor Satpol PP KBB untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

"Kalau masih ada yang mangkal, kami akan razia dan mereka akan direhabilitasi di panti di daerah Cirebon," kata Asep.

Biasanya para PSK yang kerap menjajakan diri di KBB itu kebanyakan warga dari luar daerah seperti Cianjur, Sumedang, maupun Cirebon yang terhimpit masalah ekonomi.

Mereka kerap menjajakan diri melalui aplikasi chatting.

Selain merazia warung remang-remang pihaknya juga bakal mengawasi dan melakukan penertiban PSK yang kerap menjajakan diri di setiap kosan di KBB.

"Apalagi sekarang ini mereka kerap (menjajakan diri) dengan memanfaatkan teknologi, jadi bisa lebih mudah untuk melakukan hal seperti itu," ucapnya.

Untuk mencegah adanya hal seperti itu, pihaknya juga meminta masyarakat untuk turut melakukan pengawasan, kemudian jika menemukan PSK yang menjajakan diri harus segera melapor ke Satpol PP KBB.

"Kami memiliki keterbatasan untuk mengawasi (prostitusi online). Jadi, masyarakat harus meningkatkan pengawasan di lingkungan masing-masing," kata Asep. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved