Satlantas Polres Ciamis Sudah Serahkan Berkas Kasus Moge Maut ke Kejaksaan

Kini, Satlantas Polres Ciamis menunggu hasil penelitian dari jaksa penuntut umum soal kasus moge maut itu.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar / Andri M Dani
Dua moge maut yang menewaskan 2 bocah kembar di jalan raya Banjarsari-Pangandaran di Blok Kedungpalumpung Desa Tunggilis Kecamatan Kalipucang Pangandaran Sabtu (12/3) pukul 13.15 lalu kini sudah diamankan di Polres Ciamis (foto/tribunjabar/andri m dani) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS- Satlantas Polres Ciamis sudah menyerahkan berkas kasus moge maut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis.

Kasus kecelakaan itu melibatkan dua pengendara motor gede (moge) yang menabrak dua bocah kembar hingga meninggal dunia kembar di Pangandaran pada Sabtu, 12 Maret 2022.

“Berkasnya  (perkara moge maut) sudah diserah kemarin (Senin, 21/3),” ujar Kasat Lantas Polres Ciamis, AKP Zanuar Cahyo Wibowo S.IK kepada Tribun Selasa (22/3/2022).

 Menurut AKP Zanuar Cahyo Wibowo, Satlantas Polres Ciamis baru mengirimkan berkas tahap 1 (pertama) ke Kejari Ciamis.

”Belum  pelimpahan, tapi baru penyerahan berkas perkara tahap pertama,” katanya.

Baca juga: Polres Ciamis Janji Segera Limpahkan Berkas Kasus Moge Maut ke Kejaksaan, Tersangka Masih Ditahan

Penyerahan berkas tahap pertama, ucapnya, untuk diteliti untuk jaksa penuntut umum.

Bila penuntut umum berpendapat bahwa berkas hasil penyidikan tersebut belum lengkap, ucapnya, Kejaksaan pun akan mengembalikannya ke penyidik disertai petunjuk untuk dilengkapi.

Kini, Satlantas Polres Ciamis menunggu hasil penelitian dari jaksa penuntut umum. 

Kasus moge maut sempat menjadi perhatian nasional.

Kecelakaan itu melibatkan dua pengendaran moge Harley Davidson di jalan raya Banjarsari-Pangandaran di Blok Kedung Palumpung, Desa Tunggilis, Kecamatan Pangandaran.

Akibat kecelakaan maut itu, dua bocah kembar, Hasan Firdaus (8) dan Husen Firdaus (8) meninggal dunia.

Baca juga: Di Polres Ciamis, Moge Maut yang Tabrak Bocah Kembar Parkir Dipayungi Tenda, Pelaku Belum Tersangka

Saat itu, kedua anak kemba itu sedang menyeberang jalan di zebra cross untuk mengaji di madrasah. Hasan dan Husen tewas di lokasi kejadian.

Kedua pengendara moge, yakni AW dan AP, ditahan di Polres Ciamis.

Mereka diancam ketentuan pasal 310 UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan. Dua pengendara moge itu terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda Rp 12 juta.

Dua moge, moge merah sempat menggunakan pelat nomor D 1993 NA dan moge silver B 6227 HOG diamankan di Polres Ciamis.

Moge merah diduga bodong karena tidak terdaftar di kepolisian.  Moge itu sempat ditempelkan pelat nomor D 1993 NA, pelat nomor untuk mobil.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved