Senin, 13 April 2026

Objek Wisata Lembang Kembali Bergeliat Setelah Ada Pelonggaran Aturan, Tak Perlu Tes PCR dan Antigen

Meningkatnya tingkat kunjungan itu karena wisatawan dari luar daerah karena sudah lebih leluasa untuk datang ke objek wisata Lembang

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi di The Great Asia Africa Lembang saat libur panjang, Senin (28/2/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Tingkat kunjungan objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai bergeliat setelah pemerintah menerapkan pelonggaran aturan perjalanan.

Seperti diketahui, pemerintah pusat telah melonggarkan sejumlah aturan seperti syarat perjalanan antar daerah yang dilakukan masyarakat di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dalam pelonggaran tersebut, pemerintah menghapus persyaratan tes PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan domestik. Ketentuan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Kepala Satgas Covid-19 Nomor 11 Tahun 2022.

Baca juga: Tradisi Papajar Jelang Ramadan di Cianjur, Warga Padati Tempat Wisata di Bibir Cirata

"Adanya pelonggaran itu sangat mendongkrak tingkat kunjungan, ada peningkatan sekitar 20 persen," ujar Manajer Operasional Floating Market, Melani Karnadi di Lembang, Senin (22/3/2022).

Menurut Melani, meningkatnya tingkat kunjungan itu karena wisatawan dari luar daerah, seperti Jakarta dan sekitarnya sudah lebih leluasa untuk datang ke objek wisata Lembang.

"Jadi untuk sekarang ini, orang itu lebih antusias untuk berwisata ke Lembang, apalagi objek wisata yang ada di kita ini kebanyakan outdoor," katanya.

Meski tingkat kunjungan meningkat, pihaknya tetap mematuhi carrying capacity 50 persen dan menyiapkan aplikasi PeduliLindungi sesuai kententuan pemerintah untuk mencegah terjadinya kerumunan di kawasan objek wisata.

"Agar tidak melebihi carrying capacity, kita hitung berapa jumlah wisatawan yang sudah masuk. Jadi, jumlahnya bisa kita hitung dari penjualan tiket," ucap Melani.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB sudah memprediksi bahwa sektor pariwisata bakal kembali bergeliat setelah pemerintah menerapkan pelonggaran aturan perjalanan tersebut.

Baca juga: Daerah Tetangga Tiadakan Ganjil Genap, Bagaimana dengan Jalur ke Tempat Wisata di Bandung Barat?

Kepala Disparbud KBB Heri Partomo mengatakan, setelah sektor pariwisata bergeliat, pihaknya turut mewaspadai adanya lonjakan kasus Covid-19, meskipun saat ini kasusnya menunjukkan penurunan yang sangat signifikan.

"Kita harap tidak ada kerumunan berlebihan makanya semua aturan tetap harus diterapkan apalagi soal protokol kesehatan," ujar Heri beberapa waktu lalu.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved