Berada di Jalan Provinsi, TPT Ambrol di Cikole Lembang Perlu Segera Dapat Perbaikan Permanen
TPT tersebut akan dipasang boronjong dan terpal terlebih dahulu untuk meminimalisir terjadinya longsor susulan di tebing tersebut.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Tembok penahan tanah (TPT) di Kampung Cikole, RT 03/06, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang ambrol akibat terkikis air dinilai harus segera diperbaiki permanen.
Upaya tersebut dinilai memang perlu dilakukan untuk antisipasi terjadinya longsor susulan, mengingat TPT tersebut berada tepat di samping jalan Raya Tangkuban Parahu yang setiap harinya ramai dilintasi kendaraan.
Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Amas mengatakan, terkait penanganan permanen tebing itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Baca juga: Tembok Penahan Tebing 10 Meter di Darmaraja Sumedang Ambrol, Lima Rumah Warga Terancam Tergerus
"Penanganannya akan dilakukan antar Satuan Perangkat Daerah (SKPD), tapi harus menunggu dulu laporan dari desa, terus nanti dirapatkan," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (20/3/2022).
Sementara untuk penanganan darurat, kata Amas, TPT tersebut akan dipasang boronjong dan terpal terlebih dahulu untuk meminimalisir terjadinya longsor susulan di tebing tersebut.
"Sementara ini masih ada perkembangan, kalau memang perlu dipasang terpal dan boronjong kita akan pasang, terkait hal ini masih dilakukan pembicaraan," kata Amas.
Sedangkan, jika TPT sepanjang 20 meter dan tinggi 6 itu masih membahayakan, pihaknya akan mengungsikan warga yang rumahnya sudah terdampak. Akibat kejadian ini ada tiga unit rumah warga dengan total 15 jiwa yang turut terdampak.
"Kalau misalnya TPT itu sangat membahayakan untuk masyarakat, mereka akan diungsikan, kalau untuk jalan nanti hubungannya dengan Dinas PUTR," ucapnya.
Seperti diketahui, TPT itu ambrol akibat terkikis air saat diguyur hujan deras pada Jumat (18/3/2022). Akibat kejadian tersebut arus lalu lintas di sekitar Cikole terhambat karena ruas jalan tertutup material longsor.
Baca juga: Tebing Sepanjang 14 Meter di Cipanas Cianjur Ambrol, Lima Rumah Terancam Tergerus Longsor
Amas mengatakan, kejadian tersebut bermula saat turun hujan deras, kemudian tiba-tiba TPT tersebut longsor sebanyak dua kali dengan waktu yang berdekatan.
"Pada saat hujan terjadi dua kali longsoran di tempat yang sama. Longsoran pertama terjadi pukul 17.21 WIB, disusul oleh longsoran kedua pukul 17.53 WIB," ujar Amas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kondisi-tpt-ambrol-di-kampung-cikole.jpg)