Pengakuan Warga Sukabumi Viral di Medsos, Dikejar Pemotor Sambil Acungkan Celurit

Viral di media sosial tentang informasi warga dikejar-kejar pemotor membawa senjata tajam (sajam) di wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Giri
Tangkapan layar warga Sukabumi mengaku dikejar pemotor sambil acungkan celurit. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi, M Rizal Jalaludin 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Viral di media sosial tentang informasi warga dikejar-kejar pemotor membawa senjata tajam (sajam) di wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Informasi kejadian tersebut diunggah akun media sosial Facebook Tiwie Ekha. 

"Himbauan kanggo masyarakat terutami nu aya di wilayah cisolok nembe pisan kajantenan abdi tos meser makanan di cisolok pas per3an naikarah cipanas di udag ku bocah pake motor beat warna putih bonceng 3org abdi di kejar sambil ngacungin cerulit berhubung di lasan seer jalmi eta nu ngejarna masuk ka arah SD gunung gelis, (Imbauan buat masyarakat khususnya yang di Cisolok barusan kejadian saya sudah beli makanan di Cisolok pas pertigaan naik arah Cipanas dikejar anak pake motor bonceng tiga, saya dikejar sambil ngacungin celurit, berhubung di tempat las banyak orang, orang yang ngejar masuk ke arah SD Gunung Gelis)," tulis akun tersebut dilihat Tribunjabar.id, Sabtu (19/3/2022). 

"Mohon disebarkan supados nyampe ka pihak berwajib soalna tos bener² mereahkan pami di elasan teu aya sasaha duka kumaha kajantenana (agar sampai ke pihak berwajib soalnya benar-benat meresahlan, kalau di tempat laa gak ada siapa-siapa gak tahu bagaimana kejadiannya)," lanjut Tiwie dalam postingannya. 

Unggahan itujuga dibagikan akun Facebook lain, satu di antaranya oleh akun Ghifary Nur Sidikk.

"Kudu hati" ayena mh.. Menii sarieun (harus hati-hati sekarang)," tulisnya membagiakn postingan Tiwie. 

Mengenai unggahan itu, Kapolsek Cisolok, AKP Aguk Khusaini, mengatakan, pihaknya telah melakukan konfirmasi kepada Tiwi. 

"Kejadian malam Jumat sekitar jam 10. Pelaku cuma satu motor, boncengan tiga," ujarnya. 

Ia mengimbau agar warga melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan kejadian serupa. 

"Agar warga cepat lapor bila ada kejadian. Warga enggak usah resah. Cepat lapor kalau ada anak-anak muda yang mencurigakan bawa sajam. Skan saya sikat habis (sesuai) proses hukum yang berlaku," ucapnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved