Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional, IPC TPK Komitmen Turunkan Biaya Logistik di Pelabuhan

BUMN yang kelola 6 pelabuhan di Indonesia, IPC Terminal Peti Kemas menargetkan volume peti kemas yang dimuat dan dibongkar di dermaga mencapai 2,8 jut

Editor: Mega Nugraha
Istimewa.
Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Chief de Mission Embassy of Japan, Ono Keiji meninjau langsung lokasi proyek Patimban untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal, Rabu (9/1/2019) 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- BUMN yang kelola 6 pelabuhan di Indonesia, IPC Terminal Peti Kemas (IPC TKPK) menargetkan volume peti kemas yang dimuat dan dibongkar di dermaga mencapai 2,8 juta teus.

Selain itu, menargetkan pendapatan hingga Rp 2,6 triliun dan Ebitda mencapai 236,7 M.

"Tahun ini merupakan tahun synergy dan growth dimana persiapan national integrated container terminal network dan integrasi key account manajemen akan jadi benang merah perusahaan ini tahun 2022,x kaya Dirut IPC TPK, Wahyu Hardiyanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/3/2022).

Selama 2022, kata dia, capaian diraih seperti memecahkan rekor pelayanan kapal terbesar sepanjang sejarah IPC TPK berdirim. Yakni, MV Msc Tianshan yang membawa 2000 empty container untuk mengatasi kelangkaan kontainer di Indonesia.

Pihaknya juga memaksimalkan layanan digitalisasi layanan melalui terminal operating system dengan teknologi yang mendukung end to end layanan di terminal peti kemas.

Termasuk pelayanan Meratus Line Java Malaysia Express rute Jakarta-Port Klang-Jakarta.

"Peluncuran rute baru ini menjawab isu kekurangan ruangan kapal untuk ekspor produk Indonesia ke luar negeri dan pelayanan direc call ke negeri tirai bambu dengan rute baru bernama China Indo Express," ucapnya

Dari sisi keuangan, pendapatan usaha yang dicapai tahun lalu meningkat 3,7 persen dibanding 2020. Total pendapatan yang unaudited pada 2021 sebesar Rp 2,52 T dan pada 2020 Rp 2,42 T.

"Sejalan dengan usaha pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional, IPC TPK akan berkontribusi dalam penurunan biaya logistik dan peningkatan perdagangan internasional guna mendorong pertumbuhan dan ekpansi bisnis. Selain itu, kami akan perkuat sisi operasi dan sistem informasi dan membuka peluang bisnis melalui kolaborasi," ucap Wahyu.

Konflik Rusia

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved