Setelah Merudapaksa Gadis Berkebutuhan Khusus, Si Kakek Tebar Ancaman Santet

Gadis berkebutuhan khusus dirudapaksa kakek asal Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon berinisial Km (64). Km saat ini sudah ditangkap polisi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Ahmad Imam Baehaqi
Polresta Cirebon meringkus kakek berinisial KM (64) yang diduga merudapaksa gadis berkebutuhan khusus. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID,CIREBON - Gadis berkebutuhan khusus dirudapaksa kakek asal Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon berinisial Km (64). Km saat ini sudah ditangkap polisi.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton, mengatakan, saat kejadian tersangka juga mengancam korban agar tidak bercerita kepada siapa pun.

Bahkan, menurut dia, KM mengancam jika korbannya yang berusia 25 tahun itu menceritakan perbuatan bejatnya maka bakal disantet.

"Tersangka mengancam korban akan disantet menjadi gila," ujar Kompol Anton saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (8/3/2021) malam.

Ia mengatakan, dari pengakuannya tersangka melakukan perbuatan bejat itu dua kali di lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.

Baca juga: Polresta Cirebon Ringkus Kakek Jahat, Gadis Berkebutuhan Khusus Dirudapaksa di Kebun Bambu

Selain itu, antara korban dan tersangka juga telah saling mengenal karena saling bertetangga meski jarak rumahnya tidak terlalu dekat.

Aksi tidak terpuji itu pun terbongkar setelah korban bercerita kepada ibunya sehingga langsung dilaporkan ke Satreskrim Polresta Cirebon.

Pasalnya, korban yang ayahnya telah meninggal dunia sehingga selalu terbuka dan kerap bercerita tentang hal apapun kepada ibunya.

"Kami berhasil mengamankan tersangka pada Senin (7/3/2022) malam dan kini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," kata Anton.

Anton menyampaikan, barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut, di antaranya, pakaian yang dikenakan korban saat kejadian, hasil visum, dan lainnya.

Untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya, KM dijerat Pasal 285 KUHP dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Aksi bejat si kakek merudapaksa gadis berkebutuhan khusus itu terjadi pada Kamis (16/3/2022).

Bahkan, menurut dia, korban dirudapaksa si kakek saat siang bolong kira-kira pukul 12.30 WIB di kebun bambu di wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved