Sebabkan Kebakaran yang Tewaskan Majikannya, TKI dari Serang Harus Bayar Denda Rp 800 Juta

Perempuan berusia 45 tahun tersebut diketahui tersangkut kasus kebakaran, yang menyebabkan majikannya meninggal dunia.

Editor: Ravianto
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Ispak, menunjukkan foto istrinya, Muninggar, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, terancam hukuman mati di Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis (24/2/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNJABAR.ID, SERANG - Seorang Pekerja Migran Indonesia atau t enaga kerja Indonesia (TKI) bernama Muninggar asal Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Banten mendekam di dalam penjara di Dubai.

Pasalnya, ia tak bisa menebus denda yang ditetap yakni sebesar 200 ribu Dirham atau setara dengan Rp 800 juta.

Perempuan berusia 45 tahun tersebut diketahui tersangkut kasus kebakaran, yang menyebabkan majikannya meninggal dunia.

Wakil Ketua serikat buruh migran indonesia (SBMI) Syupi Jajuli mengatakan, bahwa denda yang harus dibayarkan Muninggar masih bertahan di angka Rp 800 jutaan.

"Dan saat ini sedang diusahakan ada donatur yang akan membantunya, guna melakukan pelunasan," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Rabu (10/3/2022).

Pihaknya mengaku sejauh ini belum ada kordinasi dengan pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesi (KJRI) ke SBMI Banten.

"Semalem ada komunikasi dari pihak PMI, bahwa belum ada pembicaraan lanjutan, entah dari pihak KJRI maupun pihak dari Dubai," katanya.

Bahkan ia juga merasa kesulitan untuk menghubungi pihak KJRI, untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut.

"Kami sudah melayangkan informasi ini ke KJRI, guna mengetahui informasi lebih lanjut.

Namun memang sejauh ini belum ada tanggapan atau respon," katanya.

Pihaknya sempat mendatangi Kementrian Luar Negeri Indonesai, didampingi dengan dewan pengacara nasional (DPN) pusat.

"Dengan maksud apakah KJRI ini benar telah mendampingi, dan sudah sejauh mana pendampingannya? dan bagaimana tindaklanjutnya?," katanya.

Karena, lanjutnya, dari PMI belum ada informasi tersebut. Hanya saja informasi ini dari pihak kepolisian Dubai, meminta bantuan kepada pemerintah agar segera membayar denda tersebut.

"Baru semalem komunikasi dengan pihak PMI nya, namun memang belum ada perkembangan apa-apa dan masih menunggu pelunasan yang 200 ribu dirham," katanya.

Jelasnya, jika 200 ribu dirham ini bisa dibayarkan, maka kurungan yang 2 bulan tersebut sudah dapat dibebaskan.

Pihaknya mengaku akan membuat audiensi, dengan pihak Bupati Serang atau pun Gubernur Banten guna menindaklanjuti hal ini.

"Jika hal ini dibiarkan saja, maka yang saya khwatirkan si PMi ini akan terbengkalai," ujarnya.

 Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul Muninggar, PMI Asal Pontang Serang Masih Mendekam di Penjara, Tunggu Pelunasan Denda Rp 800 Juta 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved