Istri Habisi Suami di KBB

BREAKING NEWS Suami di Bandung Barat Mati Dihabisi Istri Sendiri, Lehernya Terluka Parah

Suami mati ditebas istri sendiri terjadi di Kampung Celak Kidul Desa Celak, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Mega Nugraha
DOKUMENTASI TRIBUN PONTIANAK
Ilustrasi korban tabrakan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Suami mati ditebas istri sendiri terjadi di Kampung Celak Kidul Desa Celak, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Korban yang diketahui bernama Pandi (63) itu ditemukan mati bersimbah darah di rumahnya pada pukul 00.30 WIB setelah ditebas senjata tajam oleh istrinya sendiri berinisial A (62).

Siti Saidah (25) yang merupakan anak korban dan pelaku juga turut menjadi korban hingga mengalami luka.

Kapolsek Gunung Halu, Iptu Wasiman mengatakan, kejadian pembacokan tersebut bermula saat warga setempat mendengar ada teriakan dari rumah korban, kemudian warga langsung berhamburan mendatangi rumah korban. 

"Di situ kemudian warga menemukan korban sudah tergeletak bersimbah darah. Jadi, Kami sampaikan bahwa betul telah terjadi peristiwa tersebut (pembacokan)," ujarnya saat dihubungi, Senin (7/3/2022).

Baca juga: Setelah Habisi Suami dan Sabetkan Senjata ke Anak-Cucu, Nenek di Bandung Barat Coba Akhiri Hidup

Selain itu, kata dia, warga juga menemukan korban lain yaitu anak korban yang saat itu kebetulan sedang menggendong cucunya yang baru berusia 9 bulan.

"Tapi mereka (anak dan cucu) selamat hanya luka-luka saja. Untuk korban meninggal dunia karena mendapat luka bacokan tepat di leher," kata Wasiman.

Ia mengatakan, setelah melakukan aksi pembacokan itu pelaku berusaha untuk akhiri hidup dengan cara memegang kabel listrik, tetapi aksi itu berhasil digagalkan oleh warga dan pihak kepolisian.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Gunung Halu, sedangkan korban tewas langsung dibawa Tim Inafis Polres Cimahi ke RS Sartika Asih untuk diautopsi serta korban luka langsung dibawa ke RS Dustira," ucapnya.

Untuk saat ini pihaknya masih mendalami terkait motif pembacokan tersebut, termasuk mengumpulkan alat bukti.

"Jadi masalah motif dan segala macam sedang kita dalami. Dalam waktu cepat kita akan sampaikan seiring sedang proses pengumpulan alat bukti terkait peristiwa tersebut," kata Wasiman.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved