Polres Purwakarta Ungkap Kasus Kejahatan Curat, 14 Pelaku Berhasil Diamankan Beserta 25 Kendaraan 

Satreskrim Polres Purwakarta kembali mengungkap para pelaku yang terlibat dalam kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat).

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Giri
Kapolres Purwakarta, AKBP Suhardi Hery Haryanto, saat memimpin konferensi pers di Halaman Mapolres Purwakarta, Senin (7/3/2022). (Dok. Humas Polres Purwakarta) 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati 

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta kembali mengungkap para pelaku yang terlibat dalam kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat). 

Pada pengungkapan Kali ini, polisi menangkap 14 pelaku serta menyita barang bukti 22 unit kendaraan roda dua dan tiga unit kendaraan roda empat. 

Kapolres Purwakarta, AKBP Suhardi Hery Haryanto, mengatakan, pengungkapan kejahatan curat ini terjadi sejak Maret 2021 hingga Februari 2022.

Para pelaku ini beraksi di beberapa tempat di wilayah hukum Polres Purwakarta

"Total ada 17 tersangka dan 14 tersangka berhasil diamankan, sedangkan tiga lainnya masih dalam pengejaran. Tujuh Kasus curanmor, empat kasus curat dan satu di antaranya merupakan penadah," ujar Kapolres saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Purwakarta, Senin (7/3/2022). 

Menurut Kapolres, ke-14 tersangka yang berhasil ringkus yakni Aep Saepudin (50), Tatang alias Dono (40), Nana Sumarna (38), Pendi (41), Atep Supriatna alias Bule alias Tetep (51) Muhammad Vaizal Rizqi alias Keling alias Kucir (19), Jelika Perbawa Suherman alias Jeli (22), Aldi Julianto (22), dan Hoer Afandi alias Gres (29). 

Selanjutnya, Sukuria Efendi alias Sukur (33), Jhohar Ismail (26), Azan (26), dan Nopiansyah (28).

Pelaku yang masih buron yakni Irhamsyah (20), Syah (19), dan Iwan (18). 

"Pelaku melakukan berbagai modus, mulai dari pencongkelan menggunakan kunci T dan dengan menggunakan kunci palsu," katanya. 

Dari pengungkapan kali ini, lanjut Kapolres, polisi mengamankan barang bukti berupa 30 buah kunci leter T (astag), satu handphone merek Samsung A30S, tujuh mata kunci palsu, satu kunci ring, delapan buah kunci magnet untuk membuka penutup kunci, 13 anak kunci leter T, 15 kunci yang sudah dimodifikasi untuk menutup kunci hasil curian agar tidak dicurigai. 

"Selain itu, kami juga mengamankan barang bukti 22 sepeda motor berbagai merek dan tiga kendaraan roda empat. Dari hasil penyelidikan dan barang bukti yang berhasil diamankan dari para pelaku, mereka merupakan spesialis curat dengan sasaran kendaraan bermotor yang kerap beraksi di wilayah Kabupaten Purwakarta," kata dia. 

Kata Hery, sepeda motor atau mobil akan diserahkan kepada pemilik setelah proses selesai. 

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Hery, para tersangka ada yang dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 3 dan ke 5 jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana tentang tidak pidana pencurian dengan pemberatan dan kejahatan atau pelanggaran tersendiri itu adalah pelaksanaan dari suatu kehendak yang terlarang dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 (tujuh) tahun. 

Sementara untuk penadahan, lanjut dia, bakal dijerat dengan Pasal 480 ayat (1) KUHP, menyatakan bahwa melakukan perbuatan-perbuatan tertentu, yang di antaranya adalah menjual dan membeli, terhadap barang yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana, dikategorikan sebagai kejahatan penadahan. 

"Kasusnya masih terus kami kembangkan dengan melakukan pendalaman dan juga membuat daftar pencarian barang yang belum ditemukan. Serta mengejar pelaku lainnya," ujarnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved