PENYEBAB Geng Setya Novanto dan Nurhadi Ribut di Lapas Sukamiskin, Singgung Senioritas Napi

Dua geng pendukung Setya Novanto alias Setnov dan Nurhadi di Lapas Sukamiskin ribut. Kelapa Lapas Sukamiskin Elly Yuzar sebut bukan rebutan kamar

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
tribunjabar/syarif pulloh anwari
Suasana di depan pintu Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Sabtu (15/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua geng pendukung Setya Novanto alias Setnov dan Nurhadi di Lapas Sukamiskin ribut. Kelapa Lapas Sukamiskin Elly Yuzar sebut bukan rebutan kamar.

Dalam keributan yang sudah selesai itu, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, terpidana korupsi KTP elektronik, memukul Amiril Mukkminin. Irvanto merupakan pendukung Setnov dan Amiril, eks sekretaris Menteri KKP, pendukug Nurhadi

"Kalau perebutan sel, itu tidak," ujar Elly Yuzar, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (3/3/2022). 

Baca juga: Geng Setnov dan Nurhadi di Lapas Sukamiskin Bandung Ribut, Kepala Lapas Sebut Ada yang Ditonjok

Menurutnya, setiap tahanan baru yang masuk, wajib menjalani isolasi Covid-19 selama 14 hari, temasuk Nurhadi

"Mungkin ada desas-desus, bahwa beliau tidak melewati isolasi 14 hari, melainkan langsung ke kamar," katanya. 

Setelah isolasi 14 hari, Nurhadi kemudian menempati kamar kosong di timur bawah. Kondisi kamar tersebut, kata dia, sudah lama kosong. 

"Tidak mungkin kamar yang sudah ada orang, karena ada Pak Nurhadi kemudian orang itu kita geser ke mana, itu tidak mungkin. Kamar yang dihuni logikanya pasti lebih bersih dari kamar yang tidak dihuni," ucapnya. 

Nurhadi yang mengisi kamar kosong itu, sempat mengajukan untuk melakukan renovasi lantaran kondisi kamarnya rusak, akibat lama tidak dihuni. 

"Ada keluhan dari warga binaan terhadap kami, beliau minta mau memperbaiki kamar dan itu tidak boleh, yang boleh itu Dinas. Permasalahannya masuk ke saya secara tertulis diantaranya closet mempet, dinding kotor lama tidak dipakai, pintu kamar mandi tidak ada, minta diperbaiki," katanya. 

Pihaknya memerintahkan bagian umum untuk memastikan, apakah keluhan yang disampaikan Nurhadi sesuai dengan faktanya atau tidak. 

"Saya perintahkan ke Kabag Umum untuk memeriksa kamar dan itu benar, akhirnya diperbaiki sewajarnya," ucapnya. 

Penyebab Keributan

Keributan antara Irvanto dan Amiril itu, kata Elly Yuzar, memang dipicu oleh Setya Novanto dan Nurhadi.  Irvanto, kata dia, merupakan orang yang pro terhadap Setnov sementara Amiril pro Nurhadi

Irvanto merasa jika Nurhadi yang baru masuk ke Lapas, tidak menghargai kehadiran Setnov yang sudah lama menghuni Lapas Sukamiskin. Nurhadi pun mendapat pembelaan dari Amiril. 

"Diledek-ledekin lah, orang baru nih dengan senior tidak kulonuwun (permisi) kan begitu, tidak sama seperti yang lain. Irvanto ini kan pro-nya ke Setya Novanto, nah yang saya katakan Amiril itu pro ke Nurhadi. Jadi oleh Irvanto ditonjok-nya lah Amiril, dikaitkan ke sana," katanya.

Irvanto Disanksi

Kepala Lapas Sukamiskin, Elly Yuzar mengatakan, Irvanto yang memukul Amiril langsung menjalani sanksi pengurungan di sel-nya selama enam hari. 

"Ya, sanksi walaupun sudah damai, Irvanto kita sel karena nonjok duluan. Sudah kita hukum. Di tempat dia, tak boleh keluar kamar selama enam hari," ujar Elly Yuzar, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (3/3/2022). 

Elly Yuzar memastikan insiden ini sudah diselesaikan. Menurut dia, sudah ada perdamaian hitam di atas putih antara Irvanto dan Amiril. 

"Sudah selesai lama. Begitu ini sudah selesai. Sudah pernyataan hitam di atas putih," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved