Pelapor Jadi Tersangka

Sudah Penyerahan Tahap 2, Nurhayati Bisa Bernapas Lega, Kasusnya Dipastikan Dihentikan

Perkara Nurhayati dihentikan melalui penerbitan Surat Keterangan Penghentian Penuntutan (SKP2) oleh Kejari Kabupaten Cirebon.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar (kiri), dan Kepala Kejari Kabupaten Cirebon, Hutamrin (kanan), saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Selasa (1/3/2022) malam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Polres Cirebon Kota melakukan penyerahan tahap 2 berkas perkara Nurhayati, Kaur Keuangan atau Bendahara Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Saat ini, berkas perkara kasus tersebut telah diterima oleh Kejari Kabupaten Cirebon dan akan ditindaklanjuti untuk tahap selanjutnya.

Namun, Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, memastikan kasus Nurhayati bakal dihentikan sesuai hasil gelar perkara Bareskrim Mabes Polri dan eskaminasi Kejati Jawa Barat.

Baca juga: Nurhayati Pelapor Jadi Tersangka, Kata Direktur Tipikor Bareskrim Polri Ada Ketidakcermatan

"Kami sudah melakukan penyerahan tahap dua, sehingga proses selanjutnya diserahkan ke Kejari Kabupaten Cirebon," kata M Fahri Siregar saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Selasa (1/3/2022) malam.

Ia mengatakan, perkara Nurhayati dihentikan melalui penerbitan Surat Keterangan Penghentian Penuntutan (SKP2) oleh Kejari Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari berkas perkara Nurhayati yang dinyatakan lengkap atau P21 dan penyerahan tahap dua tersangka serta bukti-buktinya.

"Jadi, berkas perkara saudari Nurhayati yang sudah P21 tersebut dihentikan berdasarkan hasil eskaminasi Kejati Jabar," ujar M Fahri Siregar.

Sementara Kepala Kejari Kabupaten Cirebon, Hutamrin, memastikan bakal menerbitkan SKP2 terhadap kasus Nurhayati sesegera mungkin.

Baca juga: Nurhayati Akhirnya Bebas dari Segala Tuntutan, Kejaksaan Keluarkan Surat Penghentian Penuntutan

Ia menyampaikan, hal itu untuk memberikan kepastian hukum terhadap status Nurhayati sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

"Kami bekerja keras untuk segera menerbitkan SKP2, sehingga saudari Nurhayati segera bebas dari status tersangkanya," kata Hutamrin.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved