Sedang Gencarkan Vaksinasi Cegah Omicron, 120 Nakes di Majalengka Terpapar Covid-19

Dengan banyaknya nakes yang terjangkit, berdampak terhadap pelayanan, termasuk program vaksinasi.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Pemerintah Kabupaten Majalengka saat ini sedang menggencarkan program vaksinasi demi mencegah penularan varian Omicron.

Sebab, vaksinasi diyakini masih menjadi penangkal dari terpaparnya virus yang mudah menyebar tersebut.

Namun, di tengah pemberlakuan program tersebut, Pemkab dihadapi dengan adanya ratusan tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19.

Mereka pun terpaksa harus menghentikan aktivitas sementara sebagai petugas vaksinator.

Baca juga: Pemerintah Tambah Regimen Baru Vaksin Booster, Ini 6 Jenis Vaksin COVID-19 yang Dipakai di Indonesia

Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan, pihaknya pun mulai kedodoran menghadapi serangan Covid 19.

Menurutnya, di tengah lonjakan kasus, sejumlah petugas justru malah tidak bisa bertugas.

Sebab, ada 120 nakes yang terpapar Covid-19, sehingga tidak bisa lagi memberi pelayanan kepada masyarakat.

"Dinkes kedodoran. Saat program vaksinasi terus dikebut, kasus positif banyak, eh ada 120 Nakes kena, di antaranya 11 orang dokter," ujar Karna kepada media, Selasa (1/3/2022).

Diakuinya, dengan banyaknya nakes yang terjangkit, berdampak terhadap pelayanan, termasuk program vaksinasi.

Sebab, dibutuhkan keahlian khusus dalam melakukan kegiatan tersebut.

"Kalau biaya untuk (penanganan) Covid-19 masih ada, ini yang kena nakes," ucapnya.

Lebih jauh dijelaskan Karna, dalam jangka sekitar 2 tahun terkahir, pihaknya sudah mencairkan dana sekitar Rp 820 miliar.

Baca juga: Tersangka Kasus Order Minyak Goreng di Bandung Mengaku Positif Covid, Polisi Tak Percaya Begitu Saja

Dana sebesar itu sebagiannya digunakan untuk bantuan sosial (bansos) yang terdampak Covid-19.

"Dalam 2 tahun, Rp 820 miliar BLT dibagikan selama Covid-19. Itu anggaran dari kita, APBD Kabupaten," jelas dia.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved