Harga Hewan Sapi di Purwakarta Alami Kenaikan, Rata-rata Rp 2 Juta, Ini Alasannya

Harga sapi di Pasar Hewan Ciwareng, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sudah naik drastis.

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Giri
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Suasana pasar hewan Ciwareng, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (1/3/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Harga sapi di Pasar Hewan Ciwareng, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sudah naik drastis.

Bahkan, kenaikannya mencapai Rp 2 juta per ekor dari harga normal sebelumnya. 

Menurut seorang penjual sapi, Yusuf, kenaikan harga sapi kali ini faktor dalam menghadapi bulan Ramadan. 

"Ukurannya ada gimana ukuran sapi. Kalau kayak gini biasa 14 hingga 15, sekarang Rp 17 juta. Sekarang ada kenaikan seeekor sapi Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta. Itu sapi di luar. Kan sekarang mau hari raya, untuk stok Lebaran. Mulai sekarang nyetok, kalau enggak nyetok sapi ini sepi. Barangnya susah," ucap Yusuf di Purwakarta, Selasa (1/3/2022). 

Selain itu, kenaikan ini terjadi dengan adanya pembatasan daging impor yang tentunya berdampak pada pembeli yang memburu sapi lokal. 

Hal senada pun diungkapkan oleh pegadang sapi lainnya seperti Amar yang sudah merasakan keresahan abikat kenaikan harga sapi tersebut 

"Tergantung gedenya sapi, ya memang ada naik, tadinya Rp 17 juta sekarang Rp 18 juta per ekor. Barang susah. Sekarang sapi impor dikurangi, jadi kemungkinan dari faktor itu juga," ujar Amar. 

Untuk saat ini harga ecer daging sapi di pasar tradisional Purwakarta juga mengalami kenaikan. Satu kilogramnya dijual seharga Rp 130 ribu, sedangkan harga normal di angka Rp 110 ribu. 

Akibat kenaikan harga daging sapi maupun hewan sapi, pedagang sapi maupun pedagang daging berharap agar pemerintah dapat segera menyelesaikan dengan cepat. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved