Anggaran Program Rutilahu Kabupaten Bandung Dinilai Masih Kurang, DPRD Jabar Tinjau Langsung

DPRD Provinsi Jawa Barat mengevaluasi program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Bandung.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, bersama pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau program pembangunan Rutilahu di Dayeuhkolot. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - DPRD Provinsi Jawa Barat mengevaluasi program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Bandung yang dirasa kurang besar bantuannya yang diterima oleh masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, bersama pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat turun langsung untuk meninjau program pembangunan tersebut di Dayeuhkolot.

Menurut Ineu, anggaran untuk tahun 2021 sebesar Rp 17,5 juta yang didapat masyarakat dalam bentuk barang dirasa masih sangat kurang dan diharapkan bisa ditambahkan untuk program rutilahu di tahun selanjutnya.

"Pihak desa juga menyampaikan bahwa dengan anggaran sebesar Rp 17,5 juta dalam bentuk barang masih dirasakan kurang dan diharapkan bisa ditambah di program tahun selanjutnya," kata Ineu di Desa Sukapura, Kabupaten Bandung, Kamis, (24/2/2022).

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Cucu Sugyati, menambahkan, Komisi IV akan terus mendukung program Rutilahu untuk masyarakat untuk mempunyai rumah tinggal yang layak huni.

Apalagi, katanya, dengan anggaran yang akan naik di tahun anggaran 2022 menjadi sebesar Rp 20 juta bisa lebih membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Pastinya kami di Komisi IV akan terus mendukung program-program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat seperti program Rutilahu, agar masyarakat mempunyai rumah yang layak huni. Apalagi ditahun 2022 ini anggaran per unit akan naik sebesar Rp 20 juta sehingga diharapkan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan," kata Cucu. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved