NGERINYA Bencana Angin Kencang di Sukabumi Memakan 3 Korban Jiwa, Termasuk Arfan Bocah Muazin

Angin kencang yang terjadi mengakibatkan pohon tumbang dan memakan korban jiwa.

Istimewa/Dok Humas Polres Sukabumi
Dalam sehari angin kencang melanda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (27/2/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Dalam sehari, angin kencang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (27/2/2022).

Angin kencang yang terjadi mengakibatkan pohon tumbang dan memakan korban jiwa.

Data BPBD Kabupaten Sukabumi, sehari kemarin terdapat empat bencana angin kencang.

Peristiwa pertama terjadi di Jalan Raya Palabuhanratu - Cisolok, tepatnya di Tanjakan SBH, Cagar Alam, Kecamatan Cikakak.

Baca juga: Angin Kencang Tumbangkan Pohon Pinus, Timpa 3 Mobil Sekaligus di Cikole Lembang Bandung Barat

Angin kencang membuat pohon tumbang dan menimpa pengendara sepeda motor. Sekretaris BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani mengatakan, peristiwa di tempat ini menyebabkan dua orang meninggal dunia.

"2 orang atas nama Nurlaela, 45 tahun Nyai Maryati, 40 tahun meninggal dunia," kata Anita dalam keterangan diterima Tribunjabar.id, Senin (28/2/2022).

Tak hanya itu, peristiwa pohon tumbang menimpa pengendara juga terjadi di Jalan Raya Cikidang - Cikidang, Desa Cipetir, Kecamatan Cikidang.

Di lokasi ini mobil Pikap Daihatsu Grand Max bernomor polisi F 8415 QM berisi tiga orang tertimpa pohon tumbang saat melintas di jalan raya tersebut.

Dari tiga orang itu, satu diantaranya meninggal dunia, yakni seorang anak yatim berusia 7 tahun bernama Muhammad Arfan.

Sedangkan dua orang bernama Yoyoh (59) dan Dede Pendi (38) mengalami luka. Evakuasi korban pun berlangsung drastis. Ketiga korban terjepit di dalam mobil.

Baca juga: Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Sukun Tumbang Tutup Jalan Raya Penghubung Jabar - Banten

Saat evakuasi, terlihat Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah terjun langsung membantu evakuasi korban.

Lebih lanjut, Anita Mulyani mengatakan, korban anak yatim itu dikenal kerabatnya merupakan anak saleh yang rajin azan di masjid kampung tempat tinggalnya.

"Almarhum (Arfan) sedang pergi dengan nenek dan pamannya, saat ini almarhum akan di berangkat kan ke Kalapa Nunggal, sedang menunggu izin neneknya yang juga ingin ikut pulang, insya Allah korban yang meninggal dunia di Cikidang anak yang Saleh, menurut keluarga korban almarhum anak yatim yang selalu azan magrib di masjid dekat rumahnya," kata Anita.

Bencana angin kencang juga terjadi Jalan Mareleng - Palangpang, Kecamatan Ciemas dan di Kampung Bojongsawah, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, yang menyebabkan 10 rumah rusak sedang.

"Mudah-mudahan tidak ada lagi bencana," ucap Anita.*

Baca juga: SOSOK Arpan Korban Tertimpa Pohon Tumbang di Sukabumi, Rajin Azan, Tangis Bibinya Pecah di RSUD

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved