Kronologi Muadzin di Sukabumi Dibacok saat Salat Subuh, Pelaku Belum Diketahui Identitasnya

Diketahui, pelaku membacok korban dengan di awali ke dalam mesjid, kemudian langsung membacok korban ke arah telinga sebelah kanan.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Ravianto
dian herdiansyah/tribunjabar
Masjid Tarbiyatul Ikhwan, lokasi seorang muadzin dibacok orang tak dikenal. Masjid ini berlokasi di Kampung Babakan RT.10, RW.02, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Polsek Gegerbitung, Resort Sukabumi menjelaskan kronologi kejadian Abas Basuni warga Kampung Babakan RT.10, RW.02, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi yang diduga telah menjadi korban tindak pidana pembacokan terhadap Abas Basuni

Kanit Reskrim Polsek Gegerbitung, Bripka Yadi Supriadi mengatakan peristiwa terjadi di Masjid Tarbiyatul Ikhwan sekira pukul 04.45 WIB, saat korban tengah melaksanakan salat subuh.

"Pada saat korban sedang salat ada 7 orang, ada seseorang menyelinap yang tidak diketahui identitasnya. Lalu membacok korban," ujarnya, kepada Tribunjabar.id., usai olah TKP dilokasi kejadian, Senin (28/2/2022) malam.

Diketahui, pelaku membacok korban dengan di awali ke dalam mesjid, kemudian langsung membacok korban ke arah telinga sebelah kanan.

"Di saat korban sedang melaksanakan solat subuh rakaat atau ruku terakhir. Kemudian langsung dibacok," jelas Yadi.

Pihaknya kata Yadi, sejauh inu belum diketahui secara pasti, siapa pelaku dan motifnya terkait dugaan kasus tindak pidana kekerasan fisik tersebut. 

"Saat kejadian tidak ada satu pun saksi ataupun warga yang melihat pelaku, karena sedang salat sekaligus kondisi masih pagi, gelap," terang Yadi.

Pihaknya sejauh ini tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Pelaku belum diketahui. Kita dalam tahap pendalaman. Semoga pelaku cepat ditangkap," pungkas Yadi..

Sebelumnya, Korban pembacokan Muadzin, Abas Basuni (60) saat salat subuh berjamaah, dikenal sebagai orang baik, Senin (28/2/2022)

Abas Basuni yang merupakan warga Kampung Bababkan RT.10, RW.02, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi dikenal baik terdap para tetangganya.

Bahkan, kata Sekretaris Desa Cijurey, Didik menyebut, Abas Basuni selalu membanguankan warga setiap pagi dilingkungannya.

"Jadi korban ini selalu membangunkan warga menjelang salat subuh (tahrim) setiap hari di kampungnya," ujarnya, kepada Tribunjabar.id, 

Tidak hanya itu, Didik juga menjelaskan menurut yang dikatahui dari warga sekitar dan keluarganya, bahwa Abas Basuni tidak memilik musuh atau pun masalah dengan orang lain.

"Sama sekali tidak memiliki persoalan atau pun masalah dengan orang lain. Apa motifnya tiba-tiba dibacok saat salat," ucapnya.

Pihak keluarganya pun, sudah melaporkan kejadian yang meninpa Abas Basuni kepada pihak kepolisian guna mengungkap motif pelaku hingga membacok Abas.

"Sudah lapor polisi. Bahkan tadi dari pihak Polsek dari Babimkamtibmas sudah cek TKP untuk pengumpulan bahan keterangan dan mengetehui motif pelaku," pungkas Didik.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved