Rusia Serang Ukraina

Wanita Manajer Bank Daftar Jadi Tentara Amatir, Terinspirasi Presiden Ukraina yang Selalu Semangat

Di tengah makin panasnya serangan Rusia ke Ukraina sejumlah orang mengantre di pusat komunitas Dnipro, mereka mendaftar menjadi 'tentara amatir'.

Editor: Darajat Arianto
AFP PHOTO/GENYA SAVILOV
Seorang veteran perang Ukraina memberikan kursus singkat tentang senjata kepada warga sipil di Kiev yang bersedia bergabung dengan angkatan perang untuk melawan invasi Rusia. Pemerintah telah melarang pria berusia antara 18 hingga 60 tahun meninggalkan negara untuk dijadikan tentara cadangan. 

"Kami semua telah terluka dan menderita. Saya lelah hanya ketakutan. Itu sebabnya saya harus melakukan sesuatu," katanya.

Katezyna juga mengaku mengikuti Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Apalagi sang presiden menegaskan tak akan pergi dari Kiev dan akan terus menggemakan kata-kata semangat untuk menghadapi Rusia.

"Saat ini, ia sangat mengisnpirasi saya. Saya bangga dengan caranya menghadapi kondisi ini. Ia melakukan tugas yang hebat saat ini, saya mendukungnya," katanya.

Tetapi banyak keraguan tentara amatir ini mampu menghadapi pasukan Rusia, mengingat lawan memiliki persenjataan yang lebih unggul.

Namun, seorang warga lainnya Sergei Sildiv, membantah adanya pemikiran itu dalam diri mereka.

"Menurut saya, satu tentara Ukraina setara dengan tujuh tentara Rusia," katanya.

Ia pun meyakini Ukraina akan menang dalam pertempuran melawan Rusia.

Berikut ini informasi terbaru invasi Rusia ke Ukraina, yang Tribunnews.com rangkum dari berbagai sumber:

Pasukan Rusia ledakkan pipa gas di Kharkiv

Pasukan Rusia meledakkan pipa gas alam di kota Kharkiv, Ukraina, kata Dinas Komunikasi Khusus dan Perlindungan Informasi Negara Ukraina.

Al Jazeera melaporkan, video yang diunggah di aplikasi Telegram menunjukkan ledakan membentuk jamur terlihat membumbung tinggi.

Tidak jelas seberapa penting pipa gas itu dan apakah ledakan itu dapat menggangu pengiriman gas ke luar kota atau negara.

Meskipun perang, Ukraina terus mengirimkan gas alam Rusia ke Eropa.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved