Pelapor Jadi Tersangka

Begini Reaksi Nurhayati Pelapor Jadi Tersangka Setelah Mendengar Kasus Hukumnya Dihentikan

Nurhayati menangis. Namun tangis perempuan pelapor kasus korupsi yang ditetapkan sebagai tersangka itu bukan tangis sedih, melainkan bahagia.

Editor: Giri
Istimewa
Nurhayati, mengaku jadi tersangka setelah melaporkan kasus korupsi. 

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Nurhayati menangis. Namun tangis perempuan pelapor kasus korupsi yang ditetapkan sebagai tersangka itu bukan tangis sedih, melainkan bahagia.

Kakak kandung Nurhayati, Junaedi, mengatakan, status tersangka yang dikenakan kepada Nurhayati akhirnya dibatalkan.

"Sudah, sudah mendengar dari media. Kami sangat senang. Kami ucapkan terima kasih banyak tak terhingga untuk semua yang turut berjuang hingga status (tersangka) Nurhayati tidak dilanjutkan," kata Junaedi kepada Kompas.com di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (27/2/2022).

Junaedi menyebutkan, informasi tersebut pertama kali diketahui melalui media massa.

Dia juga langsung mengabarkan informasi itu kepada Nurhayati.

Menurut Junaedi, Nurhayati yang sedang menjalani isolasi mandiri, seketika menangis bahagia.

"Kami sangat senang, adik saya langsung menangis mendengar kabar tersebut. Dia juga menyampaikan sangat berterima kasih kepada banyak pihak," kata Junaedi.

Nurhayati hingga saat ini masih melakukan isolasi mandiri pasca-terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu.

Meski demikian, hingga saat ini, Junaedi dan Nurhayati masih belum mendapatkan surat resmi dari Polres Cirebon Kota.

"Tentu kami masih menunggu surat resminya. Semoga kabar bahagia ini menjadi kenyataan," kata Junaedi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menuliskan status di akun Twitter miliknya dan menjelaskan bahwa status tersangka Nurhayati tidak dilanjutkan.

Staf Khusus Bidang Komunikasi Kemenkopolhukam, Rizal Musytari, mengonfirmasi kebenaran status Mahfud tersebut.

Nurhayati adalah Bendahara Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Polres Cirebon Kota menetapkan Nurhayati sebagai tersangka, lantaran diduga terlibat kasus korupsi dana desa periode 2018-2020 yang dilakukan kepala desa hingga merugikan uang negara senilai Rp 818 juta.

Nurhayati mengungkapkan kekecewaan terhadap penetapan status tersangkanya, lantaran dia merasa sebagai pelapor kasus korupsi tersebut.

Status tersangka Nurhayati akhirnya menjadi perhatian publik hingga lembaga negara dan pemerintah pusat. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Dengar Status Tersangka Dibatalkan, Nurhayati Menangis

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved