Ngeri, 80 Rumah Warga Rusak, Puluhan Pohon Tumbang, hingga Kanopi Masjid Roboh di Indramayu

Nyaris sebanyak ratusan rumah warga rusak dalam sekejap di Kabupaten Indramayu akibat hujan deras disertai angin kencang

istimewa/Polres Indramayu
Petugas saat mengevakuasi pohon tumbang, rumah warga rusak, serta kanopi masjid roboh di berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu, Selasa (22/2/2022) malam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Nyaris sebanyak ratusan rumah warga rusak dalam sekejap di Kabupaten Indramayu akibat hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (22/2/2022) sore.

Selain itu, angin kencang diketahui juga turut menumbangkan puluhan pohon yang berada di berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu.

Petugas pun dikerahkan sejak malam hari tadi untuk menanggulangi bencana.

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Didi Wahyudi mengatakan, menurut data yang diterima, kejadian terparah terjadi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar.

Baca juga: Waspada, Pasien Covid-19 yang Jalani Perawatan di Indramayu Kini Sudah Tembus 1.543 Orang

"Di sana hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan puluhan pohon tumbang serta rusaknya bangunan rumah warga," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (23/2/2022).

Iptu Didi Wahyudi menyampaikan, data sementara tercatat, ada sebanyak 80 rumah warga mengalami rusak ringan dan 11 rumah warga mengalami rusak berat di Desa Mekarjaya.

Rumah-rumah warga yang mengalami rusak berat itu, mayoritas akibat tertimpa pohon tumbang saat hujan deras melanda sore kemarin.

Puluhan pohon di sana pun ikut tumbang, selain di pemukiman warga, pohon tumbang juga terjadi di depan Ponpes Al-Zaytun Indramayu.

Masih disampaikan Iptu Didi Wahyudi, bencana serupa juga mengakibatkan Kanopi Masjid Al-Fatah yang berlokasi di Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg roboh.

Di Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, atap sebuah ruko yang terbuat dari baja ringan pun dilaporkan rusak dan terbawa angin saat bencana terjadi.

Masih berdasarkan laporan yang diterima, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di wilayah Desa Legok dan Desa Lohbener di Kecamatan Lohbener yang berada di Jalur Pantura Indramayu

Baca juga: Bukan Hanya Pohon Tumbang, Angin Kencang di Pangandaran Merobohkan Dua Bangunan Milik Warga

Ada sebanyak 5 pohon tumbang di sana, pohon yang tumbang tersebut sempat melintang dan mengakibatkan arus lalu lintas di Jalur Pantura Indramayu dari arah Cirebon menuju Jakarta tersendat.

"Panit Lantas beserta Anggota Polsek Lohbener, Petugas Bina marga dan dibantu masyarakat sekitar langsung melaksanakan pengamanan jalur dan evakuasi pohon tumbang guna kelancaran arus lalin," ujar dia.

Tidak hanya itu, pohon tumbang di Jalur Pantura juga terjadi di Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, pohon yang melintang mengakibatkan arus lalu lintas dari arah Cirebon menuju Jakarta ikut tersendat di sana.

Lanjut Iptu Didi Wahyudi, kejadian pohon tumbang juga terjadi di wilayah Kecamatan Juntinyuat, ada sebanyak 5 pohon tumbang dan menutupi jalan raya Juntinyuat-Karangampel.

Kejadian serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Balongan, sebanyak 4 pohon tumbang menutupi setengah badan Jalan Raya Ibu Tien dan satu pohon tumbang menutupi Jalan Raya Balongan.

"Setelah kejadian, sejak malam petugas polisi Polres Indramayu langsung melakukan tindakan, terutama mengevakuasi pohon yang tumbang, kini arus lalu lintas sudah kembali lancar," ujar dia.

Baca juga: Pohon Tumbang di Jalan Nasional Cisaat Sukabumi, Timpa 2 Pengendara, 1 Orang Tak Sadarkan Diri

Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved