KENALI, Ini Faktor Penyebab Munculnya Penyakit Jantung Saat Usia Muda dan Produktif

Selama ini, kita mengenal penyakit jantung menyerang mereka yang sudah berusia dewasa atau lanjut usia.

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Giri
Dokter Spesialis Jantung, dr Mega Febrianora SpJP FIHA (kanan) saat menjadi narasumber program Tribun Health. (tangkapan layar)  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Selama ini, kita mengenal penyakit jantung menyerang mereka yang sudah berusia dewasa atau lanjut usia.

Namun berubahnya gaya hidup generasi masa kini membuat anak-anak muda atau yang masih produktif pun bisa mengalami serangan jantung.

Penyakit jantung merupakan penyakit yang menyebabkan kematian di Indonesia bahkan seluruh dunia.

Oleh karena itu untuk menciptakan generasi yang sehat, tentunya gaya hidup pun harus diubah.

Dokter spesialis jantung, dr Mega Febrianora Sp,JP FIHA, mengatakan, meningkatnya jumlah kasus penyakit jantung di usia muda ini disebabkan oleh beberapa faktor.

"Pemicu munculnya penyakit jantung ini beragam mulai dari makanan yang tidak sehat, jarang olahraga, merokok, dan beberapa penyakit tertentu seperti hipertensi dan diabetes," ujar Mega dalam program Tribun Health, Rabu (23/2/2022).

Mega menegaskan, gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok menjadi pemicu utama dan rentan munculnya penyakit jantung.

Ketika merokok, terjadi risiko penggumpalan darah. Jadi, ketika ada penyumbatan pada pembuluh darah, perokok akan berisiko mengalami serangan jantung secara tiba-tiba jika gumpalan darahnya menutup pembuluh darah.

Rasa nyeri dada pada gejala sakit jantung, dikatakan Mega, berbeda dengan nyeri dada karena asam lambung.

"Ciri khas penyakit jantung di usia muda adalah muncul nyeri dada di bagian kiri dan menjalar ke lengan, leher, atau rahang," ucapnya.

Rasa nyeri dada ini dijelaskan Mega begitu kuat, berat, dan bahkan bisa menyebar ke bagian belakang atau bahu.

Jika di usia muda sudah terkena penyakit jantung, kata Mega, maka tidak akan bisa menjalankan kehidupannya seperti orang normal pada umumnya.

"Makanan harus diperhatikan, ketika olahraga pun  harus menjaga detak jantung tetap normal, dan aktivitas hubungan seksual pun akan terganggu," ucapnya.

Oleh karena itu Mega mengingatkan pada generasi muda yang produktif supaya menjaga gaya hidup sehat supaya terhindar dari penyakit jantung. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved