Kapolri ke Cianjur Sampaikan Kabar Gembira, Angka Kesembuhan Kasus Covid-19 Capai 90 Persen

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi serentak se-Indonesia yang di Saung Aki, Taman Bunga Nusantara Cianjur

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Mega Nugraha
Istimewa Humas Polres Cianjur
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi serentak se-Indonesia yang di Saung Aki, Taman Bunga Nusantara, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Rabu (23/2/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi serentak se-Indonesia yang di Saung Aki, Taman Bunga Nusantara, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Rabu (23/2/2022).

Sebanyak 5.000 dosis diberikan dalam beberapa jenis vaksin, mulai dari vaksin anak, lansia dan juga vaksin lanjutan (booster), namun secara umum di Provinsi Jawa Barat ditargetkan sebanyak 38.000 dosis.

“Bersama Pejabat Mabes polri, kami berkunjung untuk menyaksikan secara langsung kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di Kabupaten Cianjur ini, kita melihat antusias masyarakat sangat tinggi,” ujar Kapolri di Cianjur.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, akselerasi vaksin ini terus ditingkatkan guna mencegah penyebaran Covid-19 khususnya varian baru omicorn yang saat ini sudah bergeser menyebar ke wilayah Jabar.

“Varian omicron ini semakin meningkat dan sudah mulai masuk bergeser ke wilayah Jabar. Sehingga langkah yang harus kita lakukan bagaimana melakukan akselerasi terhadap vaksinasi disamping yang selalu saya ingatkan bagaimana mengingatkan kembali masyarakat untuk disiplin terhadap Protokol Kesehatan utamanya memakai masker,” katanya.

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 di Kota Bandung, Dandim 0618/BS Sosialisasi Prokes Gunakan Kendaraan Rakitan

Kapolri mengatakan, dalam Surat Edaran bernomor SR.02.06/II/1123/2022, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah menyatakan waktu pelaksanaan vaksinasi booster sudah bisa dilakukan dalam waktu tiga bulan setelah mendapatkan vaksinasi kedua bagi kelompok lanjut usia.

“Dalam kesempatan ini juga, kembali saya ingatkan terhadap masyarakat khususnya lansia sesuai Surat Edaran dari Kemenkes bahwa sudah diberikan kesempatan bagi yang sudah tiga bulan untuk bisa melaksanakan vaksinasi booster ketiga. Tentunya harapan saya ini betul-betul bisa dimaksimalkan,” katanya.

Sigit mengatakan, secara nasional untuk pecepatan vaksinasi mengalami peningkatan, semula berada di angka 1,1 juta dan ditargetkan bisa menjadi 1,6 juta.

“Harapan saya ini betul bisa dimaksimalkan karena masih ada data secara nasional 5,6 juta, yang memiliki kesempatan untuk bisa dilaksanakan vaksin booster atau vaksin dosis tiga, dan ini yang akan kita kejar dalam satu minggu ini karena kalau kita lihat data yang rentan memiliki angka fatalitas tinggi tentunya adalah usia lansia disertai komorbit atau vaksin belum lengkap ini yang terus dikerjakan,” katanya.

Sigit mengatakan, dari data yang ada, tingkat kesembuhan saat ini secara rata-rata nasonal berada di angka 80 hingga 90 persen, sehingga harus benar-benar dipertahankan agar tidak ada peningkatan.

“Tingkat kematian bisa kita jaga walaupun di beberapa wilayah ada yang diangka 5 atau 6 persen. Tapi rata-rata masih berada di angka tiga atau bahkan ada juga yang di bawah angka tiga persen. Ini adalah modal kita untuk kemudian melewati situasi Pandemi khususnya varian baru Omicron,” katanya.

Sigit optimis tren-tren positif itu bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Pasalnya, lanjut Sigit, Indonesia pernah menjadi salah satu negara terbaik dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved