Persib Bandung
Berita PERSIB Pagi, Kalahkan PSM Makassar 2-0, Persib Bandung Harusnya Bisa Cetak Lebih Banyak Gol
Tambahan tiga poin ini mampu mengantarkan Persib Bandung naik ke peringkat tiga klasemen sementara, menggusur Bhayangkara FC, dengan capaian 53 poin.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Ravianto
Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana.
TRIBUNJABAR.ID, DENPASAR - Persib Bandung berhasil menaklukkan PSM Makassar 2-0, dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2021/2022 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Selasa (22/2/2022).
Kemenangan tim Maung Bandung ditanggal cantik 22-2-2022 tersebut didapatkan melalui gol cepat yang dicetak oleh David da Silva pada menit awal, tepatnya detik ke-12 babak pertama.
Dan gol Zalnando mengunci kemenangan Maung Bandung atas PSM Makassar, setelah memanfaatkan bola liar yang terjadi di depan gawang PSM Makassar di menit 88.
Tambahan tiga poin ini mampu mengantarkan Persib Bandung naik ke peringkat tiga klasemen sementara, menggusur Bhayangkara FC, dengan capaian 53 poin.
Meski memiliki yang sama dengan The Guardian julukan Bhayangkara FC, namun Persib unggul secara statistik selisih gol.
Dimana, Persib Bandung memiliki produktivitas 34 gol dan 15 gol kemasukan. Sedangkan, Bhayangkara FC, 35 gol dan 20 gol kemasukan.
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengatakan, timnya layak meraih kemenangan dalam laga yang berlangsung malam ini.
Para pemain mampu bekerja keras untuk terus menekan permainan lawan dan menciptakan gol cepat di menit awal babak pertama.
Meski setelah 15 menit berlangsung, PSM Makassar mampu bangkit untuk mengembangkan permainan, dan menciptakan beberapa peluang yang mampu merepotkan lini pertahanan Persib Bandung dan membahayakan gawang Teja Paku Alam.
"Kita layak memenangkan pertandingan ini, dan berhasil mencetak gol cepat di menit awal pertandingan babak pertama. Meskipun 15 menit berselang PSM mampu bangkit dan memberikan tekanan kepada lini pertahanan."
"Sehingga para pemain belakang kita harus betul-betul fokus menjaga pertahanan dari peluang-peluang berbahaya yang terus diciptakan lawan juga mengarah langsung ke gawang Teja dari sepakan jarak jauh" ujarnya melalui konferensi pers virtual usai pertandingan, Selasa (22/2/2022).
Menurutnya, dengan tampil langsung dan terus menekan sejak menit pertama merupakan bagian dari strategi yang telah rencananya.
Para pemain Persib lanjutnya, mampu memanfaatkan kesalahan yang dilakukan para pemain PSM untuk memulai serangan balik dan menguasai permainan menuju lini pertahanan lawan.
"Kami lebih menguasai permainan dengan banyak melakukan operan dan banyak peluang ketika masuk ke pertahanan lawan. Meski di final pass, masih belum maksimal."
"Di babak kedua kami melanjutkan permainan seperti itu dan bisa beberapa kali menembus area pertahanan lawan untuk dapat memiliki peluang mencetak gol," ucapnya.
Robert pun menuturkan, dengan hasil akhir kedudukan skor 2-0, seharusnya bisa dilipatgandakan di tanggal cantik 22-2-2022. Sebab, ia melihat cukup banyak peluang yang seharusnya mampu dimaksimalkan menjadi gol oleh para pemain Persib.
"Intinya kami harusnya bisa mencetak gol lebih banyak dengan peluang-peluang yang ada. Dan jika ingin menjadi juara, tentu kita harus bisa mencetak gol lebih banyak dari tim lain.
Meski begitu, ada sisi positif lain yang didapatkan malam ini yaitu, kami kembali menorehkan hasil clean sheet.
Tapi jika bisa mencetak lebih banyak gol, maka setidaknya pemain bisa lebih rileks dalam bermain," ujar Robert.
Hal senada diungkapkan oleh Nick Kuipers.
Menurut bek asal Belanda tersebut, timnya memulai laga dengan luar biasa, sebab mampu mencetak gol cepat pada detik ke-12, dan terus mendominasi permainan dengan menciptakan beberapa peluang lainnya untuk menggandakan keunggulan di babak pertama.
"Saya pikir kami memulai laga dengan luar biasa karena bisa mencetak gol di detik 12 dan setelah itu memiliki beberapa kesempatan lagi. Salah satunya peluang yang mengenai tiang gawang. Sebenarnya kami bisa menuntaskan pertandingan di sepuluh menit awal tapi kami gagal melakukan itu," ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Meski mampu tampil mendominasi, namun ia pun menyadari bahwa para pemain di timnya cukup sering kehilangan bola di babak pertama, dan hal itu mempersulit diri sendiri untuk terus menekan pertahanan lawan.
Kondisi yang sama juga terjadi di tim PSM, meskipun mampu melakukan penguasaan bola, namun gagal dimaksimalkan untuk menjadi peluang yang dapat membayangkan.
"PSM lebih banyak melakukan penguasaan bola tapi tidak memiliki peluang yang benar-benar berbahaya. Mereka memang cukup berbahaya di depan gawang tapi seperti kata pelatih, penyelamatan kiper kami lebih banyak. Saat kami bisa mencetak gol lagi, itu tentunya membuat tugas kami lebih ringan," ucapnya.
Nick pun menambahkan, setelah menghadapi PSM Makassar, timnya harus segera kembali berbenah mempersiapkan diri menatap laga selanjutnya untuk melanjutkan tren positif kemenangan dan menjaga asa menjadi juara di akhir kompetisi.
"Kini kami sudah harus menatap laga berikutnya dan tentu kami harus berbenah. Pada akhirnya kami memenangkan pertandingan, meski ini bukan laga yang bagus, tapi kami bisa menang dan tiga poin jadi hal terpenting," katanya.